Ekonom: Pertumbuhan Ekonomi 2018 Bisa 5,3%

News - Arys Aditya & Shuliya Ratanavara, CNBC Indonesia
05 February 2018 12:41
Kalangan ekonom memprediski pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 bisa mencapai 5,3%.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kalangan ekonom memprediski pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 bisa mencapai 5,3%. Besaran target yang ditetapkan ekonom tersebut di bawah target pemerintah sebesar 5,4%.

Proyeksi tersebut disampaikan para ekonom setelah Badan Pusat Statistik merilis, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2017 mencapai 5,07%, lebih tinggi dari ekspektasi pasar.

Chief Economist PT Mandiri Sekuritas Leo Rinaldi, menprediksi pertumbuhan ekonomi pada 2018 akan didorong konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah. “Target pertumbuhan ekonomi 2018 sekitar 5,3% yang dirong private consumption sama government spending yang kontribusi ke PDB 0,2%,” kata Leo.


Hal senada, disampaikan oleh Economist DNC Bank Gundy Cahyadi yang memprediksi pertumbuhan ekonomi 2018 bisa mencapai 5,3%. Pertumbuhan investasi dan konsumsi rumah tangga akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi tahun ini.

“Jika harga komoditas tetap pada level saat ini, kami memperkirakan pertumbuhan investasi akan lebih luas berbasis tahun ini, dan akan berdampak positif pada konsumsi rumah tangga. Kami memperkirakan pertumbuhan PDB secara keseluruhan sebesar 5,3% di tahun 2018,” kata Gundy.

Pertumbuhan investasi menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi kuaral IV 2017. Selain itu, proyek infrastruktur pemerintah menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV-2017 dan keseluruhan tahun 2017. Konferensi Pers disampaikan langsung oleh Kepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Senin (5/2/2018).

Selain itu BPS menyampaikan data soal Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks Tendensi Konsumen Triwulan IV-2017. Pertumbuhan ekonomi Triwulan IV-2017 tercatat 5,19% dan sepanjang tahun 2017 tercatat 5,07%.

Realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sebesar 5,07% sedikit berada di atas konsensus pasar yang disurvei CNBC Indonesia. Survei CNBC Indonesia mencatat 5,06% pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2017.

Perekonomian Indonesia tahun 2017 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 13.588,8 triliun dan PDB perkapita mencapai Rp 51,89 juta atau US$ 3.876,8.

Struktur  ekonomi  Indonesia  secara  spasial  Tahun 2017 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa dan Pulau  Sumatera. Kelompok provinsi di Pulau Jawa memberikan  kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto, yakni sebesar 58,49%, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 21,66%, dan Pulau Kalimantan 8,20%.

(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading