Internasional

Produksi Dipangkas, Pangsa Pasar Apple Anjlok Rp 616,6 T

News - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
30 January 2018 13:12
Nikkei melaporkan produksi iPhone X dikurangi hingga 20 juta unit di kuartal I-2018. Pada November 2017 manajemen targetkan produksi lebih dari 40 juta unit.
Jakarta, CNBC Indonesia — Harga saham Apple anjlok pada hari Senin (29/1/2018) setelah perusahaan diberitakan memerintahkan pemotongan drastis untuk produksi iPhone X.

Nikkei melaporkan pada hari Senin raksasa teknologi tersebut meminta pemasok mengurangi produksi iPhone X hingga 20 juta unit di kuartal I-2018 dari target produksi lebih dari 40 juta unit yang dipasang Apple pada bulan November. Kantor berita itu menyebutkan hasil penjualan yang lebih rendah daripada prediksi di akhir musim liburan sebagai alasan dari langkah ini.

Harga saham Apple ditutup terkoreksi 2,1% hari Senin setelah berita tersebut beredar. Saham Apple telah turun 5,1% sejak 22 Januari, menghapus nilai pemegang saham sebesar US$46,4 juta atau setara Rp 616,6 triliun dalam seminggu terakhir.
Artikel Nikkei tersebut diikuti oleh beberapa laporan terbaru dari Wall Street dan media lain yang menunjukkan lemahnya permintaan terhadap iPhone X.


Narci Chang, analis J.P. Morgan, menulis catatan riset untuk kliennya pada hari Selasa (30/1/2018) yang memprediksi produksi iPhone X akan anjlok 50% pada Maret ini jika dibandingkan dengan kuartal Desember. Ia memproyeksikan penurunan produksi iPhone X mencapai 20 juta unit di kuartal pertama dari 30 juta unit.
“Belakangan ini kami menangkap sinyal melemahnya permintaan iPhone X,” tulisnya.

Harian Economic Daily dari Taiwan juga melaporkan pada akhir Desember bahwa Apple mengurangi proyeksi penjualannya untuk iPhone X.


Alhasil, beberapa analis Wall Street mulai cemas permintaan iPhone ini akan berdampak pada penurunan harga saham perusahaan raksasa teknologi tersebut di bulan ini.

Lembaga riset Longbow Research menurunkan rating saham Apple menjadi “netral” dari “buy” pada tahun 2017, dengan prediksi bahwa perusahaan akan menjual iPhone yang lebih sedikit dari perkiraan di tahun fiskal 2018.

Atlantic Equities juga mengurangi rating terhadap saham Apple menjadi “netral” dari “overweight” pada 22 Januari. Perusahaan riset ini juga memprediksi penjualan yang lebih lemah daripada perkiraan di kuartal Maret.

Investor memperhatikan merosotnya sentimen terhadap dasar perusahaan ini. Pihak perusahaan tidak memberikan tanggapan apapun tentang ini.
(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading