Jokowi: RI Siap Ekspor Kereta ke Sri Lanka

News - Arys Aditya, CNBC Indonesia
25 January 2018 10:35
Jokowi: RI Siap Ekspor Kereta ke Sri Lanka
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan PT Industri Kereta Api (INKA) siap mengekspor kereta penumpang atau barang ke Sri Lanka.

Hal itu disampaikan Jokowi kepada Presiden Sri lanka Maithripala Sirisena di Presidential Secretariat, Colombo, Sir Lanka, seperti dikutip dari keterangan resmi Sekretariat Presiden, Kamis (25/01/2018).

Kepala Negara menjelaskan ekspor kereta oleh INKA itu merupakan salah satu wujud partisipasi Indonesia dalam pembangunan infrastruktur di Sri Lanka guna meningkatkan hubungan kedua negara khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan.


Adapun RI dan Sri Lanka juga telah memulai pembahasan kerja sama perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA). “Saya gembira karena penjajakan FTA telah dimulai,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi meminta negosiasi FTA dilakukan secara bertahap dimulai dengan negosiasi Trade in Goods (TIGs).

Saat ini, Indonesia telah melakukan pembahasan serupa dengan beberapa negara dan Presiden Jokowi mengharapkan negosiasi FTA-TIGs antara RI dan Sri Lanka dapat diselesaikan dalam waktu tidak lebih dari 2 tahun.


Indonesia juga menyambut baik kerja sama “Cross Regional Cumulation” di sektor tembakau yang sudah berlaku sejak 2014 dan mengharapkan pengaturan yang sama dapat dilakukan untuk fabrics (tekstil).

Selain itu, Sri Lanka merupakan salah satu negara yang menjadi prioritas Indonesia dalam kerja sama pembangunan kapasitas. Oleh karenanya, Presiden Jokowi mengusulkan kerja sama dalam penanganan bencana dan pendidikan.

“Sebagai sesama negara yang rentan bencana alam, kedua negara perlu memperkuat kerja sama untuk tingkatkan kesiapan dan kewaspadaan, dan pengelolaan dampak bencana,” ucap Presiden Jokowi. 

Sementara itu, untuk kerja sama di kawasan Samudera Hindia, Presiden Jokowi melihat ada potensi ekonomi yang cukup besar di sana.

Presiden menyatakan sudah saatnya juga lingkar Samudera Hindia dikaitkan kerja samanya dengan Samudera Pasifik kerja sama Indo-Pasifik sehingga Indonesia dan Sri Lanka dapat berkontribusi untuk mewujudkan Kawasan Samudera Hindia yang damai, stabil, dan sejahtera. 

“Kerja sama Indo-Pasifik ini harus dilakukan secara terbuka dan transparan; inklusif; dan menghormati hukum internasional. Kerja sama ini juga harus didasarkan rasa saling percaya (confidence building) dan habit of dialogue,” kata Presiden. 


(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading