AS Kembali 'Shutdown'

Ini yang Terjadi di AS Bila Penutupan Pemerintahan Berlanjut

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
23 January 2018 08:07
Ini yang Terjadi di AS Bila Penutupan Pemerintahan Berlanjut
Jakarta, CNBC Indonesia - Kubu Partai Demokrat dan Republik di Senat Amerika Serikat (AS) akhirnya mencapai kesepakatan pada hari Senin (22/1/2018) mengenai anggaran belanja sementara untuk membiayai pemerintahan hingga 8 Februari. Rancangan aturan tersebut akan dibawa ke Kongres untuk disetujui sebelum disahkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Kesepakatan tersebut akan mengakhiri penutupan pemerintahan yang terjadi di AS sejak akhir pekan lalu akibat negara tidak memiliki dana untuk menggaji pegawai negerinya.

Apabila Senat gagal mencapai kesepakatan dan penghentian kegiatan pemerintahan terus berlanjut, hal-hal inilah yang akan terjadi di negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu, sebagaimana dilansir dari CNN International.


Pegawai Negeri Dirumahkan
Ribuan pegawai negeri akan dibiarkan cuti tanpa dibayar. Siapapun yang bekerja untuk lembaga negara dan departemen yang “paling tidak penting”, termasuk lembaga yang menyalurkan pinjaman usaha kecil, akan berhenti bekerja hingga Kongres menyetujui undang-undang anggaran negara.


Dalam penutupan pemerintahan sebelumnya yang terjadi pada masa kepemimpinan Barrack Obama tahun 2013, setiap orang yang dirumahkan sementara akhirnya dibayarkan gajinya setelah anggaran negara disetujui.

Pada puncak penutupan pemerintah tahun 2013 lalu, sekitar 850.000 karyawan dirumahkan setiap harinya, menurut data Kantor Manajemen dan Anggaran AS.

Pengajuan visa dan paspor akan terus diproses walaupun pemohon bisa saja mengalami penundaan akibat ditutupnya beberapa fasilitas di lokasi tertentu.

Gedung Putih Ditutup
Gedung Putih mengumumkan pada hari Jumat bahwa 1.056 anggota Kantor Presiden akan diliburkan dan 659 pegawai yang dianggap memiliki tugas penting akan tetap bekerja.

Staf yang dibiarkan cuti masih diharapkan datang bertugas pada hari Senin selama kurang dari empat jam untuk ikut mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan terkait penutupan pemerintahan, seperti membuat pemberitahuan ditutupnya kantor atau menjelaskan prosedur pelaksanaan tugas kepada rekan kerja yang tidak cuti.

Anggota Militer Kerja Tanpa Gaji
Militer dianggap penting sehingga anggotanya masih akan bertugas. Namun, para pasukan - termasuk mereka yang berada dalam pertempuran - berpotensi tidak dibayar saat bertugas selama masa penutupan.

Jika penutupan berlangsung selama berminggu-minggu, sekitar 1,3 juta anggota militer aktif diperkirakan berpotensi akan bekerja tanpa bayaran. Gaji anggota militer saat ini dibayar sampai 1 Februari.

Selain itu, banyak pegawai sipil di Departemen Pertahanan tidak akan bekerja selama penutupan, termasuk instruktur di akademi militer dan kontraktor pemeliharaan.

Beberapa Taman Nasional Tutup
Jika Anda memiliki rencana mengunjungi taman nasional, kebun binatang, atau museum, beberapa di antaranya mungkin akan tutup.


Kamera panda yang populer di Kebun Binatang Smithsonian di Washington akan dimatikan, menurut pernyataan dari Smithsonian Institution. Namun, pengunjung masih dapat mengunjungi Kebun Binatang Nasional, serta museum Smithsonian, selama akhir pekan.

Pada hari Sabtu siang, Smithsonian mengumumkan melalui akun media sosial Twitter-nya bahwa museum, pusat penelitian, dan Kebun Binatang Nasional akan buka pada hari Senin dan Smithsonian akan mengabarkan perkembangan terbaru kepada publik.

Pengurusan Izin Senjata Terhenti
Penutupan juga akan mempengaruhi Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak, yang berarti jika Anda memerlukan izin senjata, Anda harus menunggu sampai penutupan berakhir.

TSA, Kontrol Lalu Lintas Udara, dan Layanan Surat Tetap Berjalan
Layanan penting, seperti Jaminan Sosial, kontrol lalu lintas udara, dan Administrasi Keamanan Transportasi AS (TSA), akan terus didanai pemerintah walaupun beberapa pegawai lembaga tersebut mungkin tidak digaji.

Layanan Pos AS tidak akan berhenti melayani penduduk selama masa penutuoan sehingga Anda masih bisa menerima surat.

Layanan Kota DC Dipastikan Berjalan
Pada 2013 lalu, penutupan secara khusus berdampak kepada penduduk Washington. Namun saat ini, Wali Kota Muriel Bowser menjanjikan bahwa layanan di kota itu akan terus berjalan, tidak seperti sebelumnya.

“Washington DC tetap buka,” ujar Bowser dalam sebuah pernyataan Jumat lalu. “Pemerintah DC akan terus menyediakan layanan yang diharapkan dan dibutuhkan warga tanpa gangguan.”


Situs Penting National Mall Tetap Buka
Bowser juga mengatakan bahwa pemerintah kota berencana untuk membantu pemerintah memelihara National Mall selama masa penutupan.

National Mall menjadi tempat pelantikan Presiden AS dan lokasi penyelenggaraan parade perayaan setelahnya.

“Saya sudah meminta lembaga-lembaga negara bagian di bawah saya untuk ikut membantu pemerintah pusat [federal] melakukan tugas-tugas yang kami bisa lakukan,” ujarnya saat konferensi pers.

“National Mall dioperasikan oleh Layanan Taman Nasional AS dan ada banyak properti Layanan Taman Nasional lainnya di Washington, DC. Kami akan ikut serta memastikan sampah diambil di sepanjang National Mall untuk menjaga agar wajah negara kita tetap bersih.” (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading