Internasional

Jaksa Prancis Mulai Periksa Gugatan Hukum Terhadap Apple

News - Roy Franedya, CNBC Indonesia
09 January 2018 10:47
Jaksa Prancis Mulai Periksa Gugatan Hukum Terhadap Apple
  • Penyelidikan awal sudah dimulai sejak Jumat dan bisa memakan waktu berbulan-bulan.
  • Bila terbukti bersalah, Apple bisa terkena denda hingga 5% dari nilai penjualan tahunan.

Paris, CNBC Indonesia —
Tuntutan hukum akibat perlambatan kinerja iPhone berlanjut. Terbaru, Kejaksaan Prancis telah meluncurkan penyelidikan awal atas dugaan penipuan dan perencanaan keusangan produk (obsolence). 

Penyelidikan ini berawal dari gugatan hukum dari sebuah asosiasi konsumen Prancis yang menyebut dirinya HOP yang mengampanyekan penghentian upaya mengusangkan produk secara terencana yang diakui Apple dilakukan perusahaan tersebut terhadap beberapa jenis iPhone lama.

Menurut sumber Reuters, penyelidikan tersebut dibuka pada Jumat lalu dan dipimpin oleh DGCCRF, sebuah badan pengawasan kecurangan (fraud) konsumen yang merupakan bagian dari Kementerian Ekonomi Prancis, dilansir dari AFP.

Bulan lalu, Apple mengakui piranti lunak iPhone telah berefek memperlambat kinerja beberapa tipe ponsel lewat beberapa masalah baterai. Apple menyatakan masalah itu disebabkan baterai lithium yang menua menyalurkan aliran listrik yang tidak merata dan menyebabkan iPhone mati tiba-tiba untuk melindungi sirkuit halus di dalamnya.

Investigasi awal ini bisa memakan waktu berbulan-bulan, tergantung temuan. Kasus ini dapat dibatalkan atau diserahkan pada hakim untuk penyelidikan yang lebih mendalam.

Di bawah Hukum Prancis, Apple berisiko terkena denda hingga 5% dari nilai penjualan tahunan bila terbukti dengan sengaja memperpendek umur produk untuk memacu permintaan iPhone seri terbaru.

Juru Bicara Apple di Amerika Serikat menolak untuk memberikan komentar terhadap penyelidikan di Prancis. Juru Bicara Apple Prancis juga tidak bisa dihubungi untuk memberikan komentar.


Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading