Video: Risiko Gempa -Gunung Berapi, Reasuransi Bencana Alam Apa Kabar?
Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik dan tekanan ekonomi global 2026, industri asuransi dan reasuransi disebut Direktur Utama Maipark, Kocu Andre Hutagalung menghadapi sejumlah tantangan dengan pertumbuhan yang tidak terlalu tinggi.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat per Agustus 2026, total asset industri asuransi komersial tembus Rp 982 Triliun dan premi baru mencapai Rp 255,4 Triliun. Selain itu untuk sektor asuransi umum dan reasuransi mengalami kontraksi, utamanya dialami oleh sektor asuransi harta benda yang turun hingga 12% yang mencerminkan kehati-hatian pemegang polis terhadap keputusan untuk menutup ataupun membeli polis baru.
Di Maipark sendiri, tercatat pertumbuhan 5,7% per September 2026 yang ditopang upaya perusahaan meningkatkan edukasi dan calon nasabah terhadap asuransi bencana alam khususnya gempa bumi, gunung berapi dan Tsunami.
Seperti apa perkembangan asuransi dan reasuransi hadapi tantangan dan risiko 2026? Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Direktur Utama Maipark, Kocu Andre Hutagalung dalam Money Talks, Power Lunch (Rabu, 28/10/2026)