Video: Cetak Laba Rp 133 Miliar H1-2026, Bank Lampung Punya Jurus Ini
Jakarta, CNBC Indonesia- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan bisnis Bank Pembangunan Daerah (BPD) agar menjadi "Regional Champion" di daerah melalui transformasi dan pengembangan bisnis agar tidak tergantung dengan APBD dan kredit konsumsi ASN di daerah.
Di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global 2026 ini, bisnis BPD disebut Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana cukup menantang namun terkendali dimana posisi BI Rate yang ada di 5,7% membuat biaya dana bagi BPD menjadi cukup mahal.
Di Lampung, kredit perbankan tumbuh 5,3% dan dana masyarakat tumbuh 8,77% yang artinya tumbuh lebih cepat dari pada penyaluran kredit yang mengindikasikan pelaku usaha masih menahan diri untuk berekspansi. Sepanjang Semester I-2026, Bank Lampung mencatatkan laba Rp 133 Miliar atau tumbuh 22,75% dengan kredit tumbuh 9,8% yang ditopang strategi efisiensi dan perbaikan struktur pendanaan.
Selengkapnya simak ulasan Shania Alatas dengan Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana dan Direktur Operasional Bank BPD Bali, I Komang Wiratna Jaya di Regional Bank Summit, CNBC Indonesia (Jum'at, 28/08/2026)