Video: Wajib Modal Inti Rp 1 Triliun di 2029, Asuransi Siap Penuhi?
Jakarta, CNBC Indonesia- Asuransi kesehatan dan produk asuransi tradisional disebut Presiden Direktur Ciputra Life, Hengky Djojosantoso sebagai penopang asuransi jiwa sepanjang tahun 2025.
Di sisi lain, inflasi medis masih menjadi tantangan industri asuransi kesehatan di 2026 ini sehingga butuh penguatan aturan oleh regulator dan OJK baik dari sisi asuransi maupun dari sisi penyedia layanan kesehatan, sehingga tarif dan biaya berobat tetap efisien.
Dalam menghadapi tantangan bisnis termasuk kenaikan inflasi medis, asuransi kesehatan memperkuat review produk asuransi kesehatan agar tetap profitable.
Di sisi lain, Ciputra Life juga terus memperkuat modal minimum guna memenuhi aturan POJK No. 23/2023 terkait peningkatan ekuitas asuransi secara bertahap yang ditujukan untuk memperkuat industri asuransi nasional. Dimana per November 2025 ekuitas Ciputra Life sudah di atas Rp 300 miliar sehingga sudah memenuhi aturan kewajiban minimum modal 2026 sebesar Rp 250 miliar dan optimistis bisa mencapai target Rp 1 Triliun di 2029.
Seperti apa strategi bisnis asuransi jiwa hadapi 2026? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Presiden Direktur Ciputra Life, Hengky Djojosantoso dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Kamis, 08/01/2026)