Ditawari Asuransi Sama Agen? Gini Cara Menghadapinya

My Money - Aulia Akbar, CNBC Indonesia
16 January 2023 11:25
Ilustrasi Penawaran Asuransi Foto: Shutterstock

Jakarta, CNBC Indonesia - Menurut Pasal 1 ayat 10 UU No.2 Tahun 1992, agen asuransi dapat diartikan sebagai seseorang atau badan hukum yang kegiatannya memberikan jasa dalam pemasaran asuransi untuk dan atas nama penanggung (perusahaan asuransi).

Memilih asuransi seorang diri tentu bisa membuat Anda bingung, maka itulah alasan mengapa perusahaan asuransi mengerahkan para agen. Agen pun bisa membantu proses klaim atau penggunaan dari produk asuransi yang sudah mereka beli.

Lantas apakah yang harus kita siapkan sebelum kita bertemu agen asuransi? Mari simak ulasannya di bawah.

Telusuri dan kenalilah tanggung jawab agen

Telusuri rekam jejak agen asuransi yang bertemu dengan Anda karena hubungan agen asuransi dan nasabah sejatinya adalah bersifat jangka panjang.

Agen tidak hanya menjadi ujung tombak penjualan produk asuransi, melainkan juga akan menjadi jembatan antara nasabah dan perusahaan asuransi. Dia jugalah yang nantinya bakal membantu segala proses klaim.

Dengan bantuan agen, Anda tentu bisa mendapat produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu, jangan sungkan bertanya dan menggali informasi seputar produk asuransi tersebut.

Terbukalah seputar keuangan Anda

Tidak perlu ragu untuk terbuka dengan agen seputar kondisi keuangan saat ini. Mintalah rekomendasi produk yang preminya sesuai dengan kemampuan finansial Anda dan bisa memberikan perlindungan maksimal.

Patut Anda ketahui bahwasannya, tidak ada rumus baku atau perhitungan ideal mengenai besaran premi yang didasarkan dari pendapatan Anda. Namun agar keuangan Anda aman, alokasikan saja maksimal 15% dari penghasilan sebulan untuk premi asuransi.

Jangan berbohong seputar kondisi kesehatan Anda ke agen

Dalam asuransi, ada proses yang bernama underwriting. Underwriting bisa diartikan sebagai suatu proses untuk menilai dan menggolongkan tingkat risiko dari tertanggung serta membuat keputusan terkait penerimaan risiko

Wajib sekali untuk terus terang dan jujur mengenai kondisi medis kita saat ini ke agen asuransi. Jangan berbohong karena hal itu bisa mempersulit Anda dalam proses klaim ke depannya.

Kritislah terhadap apa yang mereka tawarkan

Bersikaplah untuk lebih kritis lagi ketika agen asuransi menawarkan produknya kepada Anda. Mintalah penjelasan yang lengkap tentang manfaat pertanggungan secara rinci, jangka waktu perlindungan, dan sebagainya.

Jangan sungkan untuk meminta penjelasan lebih detail terkait produk yang ingin Anda beli, mulai dari manfaat dan lain sebagainya, hingga proses klaim.

Jika Anda membeli asuransi unit link, Anda pun berhak meminta penjelasan seputar penempatan investasi di asuransi Anda.

Jangan sungkan untuk menolak

Tidak sedikit kasus di lapangan yang menceritakan bagaimana seseorang terpaksa menyetujui penawaran asuransi karena "tidak enak dengan agennya." Atau yang lebih parah lagi adalah, "beli karena membantu si agen untuk closing."

Hal itu umumnya disebabkan karena ada hubungan pertemanan atau persaudaraan antara si agen dan si nasabah.

Ketahuilah bahwa membeli asuransi harus didasari oleh kebutuhan. Dan asuransi merupakan pengeluaran yang harus Anda bayar secara rutin setiap tahun.

Salah membeli asuransi bisa berujung kerugian di kemudian hari.

 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ini Cara Sunlife Tingkatkan Penetrasi Asuransi di Indonesia


(aak/aak)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading