Bunga Kartu Kredit, Paylater, dan Pinjol, Mana yang Termurah?

My Money - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
25 May 2022 16:02
Infografis: Penawaran Pinjaman Online Ilegal Melalui Whatsapp dan SMS

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia memperpanjang kebijakan batas minimal pembayaran dan nilai denda keterlambatan pembayaran kartu kredit. Mulannya akan berakhir pada 30 Juni 2022, kemudian diperpanjang hingga 31 Desember 2022.

Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 23 dan 24 Mei 2022 mengatakan untuk mendukung perkembangan transaksi kartu kredit dengan tetap menjaga risiko kredit.

Nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit bertumbuh 12,5% year-on-year/yoy menjadi Rp 764,5 triliun.


Kartu kredit jadi alat BI dalam mendorong konsumsi masyarakat. Selain melanjutkan aturan mengenai batas minimal dan nilai denda keterlambatan pembayaran, BI juga menurunkan batas maksimum bunga kartu kredit pada tahun lalu.

Batas maksimal suku bunga kartu kredit saat ini sebesar 1,75% per bulan, turun dari 2% per bulan pada ketentuan sebelumnya.

Bank Central Asia menetapkan suku bunga kartu kredit sebesar 1,75% per bulan, mengacu pada situs resminya. Begitu juga Mandiri yang menyesuaikan suku bunga kartu kredit menjadi 1,75% per bulan.

Bagaimana dengan bunga pinjaman lainnya seperti paylater dan pinjaman online?

Bunga pinjaman paylater ternyata lebih besar ditimbang pinjaman menggunakan kartu kredit. Meskipun lebih mahal bunganya, namun penggunanya juga banyak. Apalagi e-commerce saat ini sudah terintegrasi dengan paylater, contohnya saja Shopee paylater.

Berdasarkan hasil survei DailySocial, Shopee paylater paling banyak digunakan oleh konsumen. Presentasenya mencapai 78,4% dibanding layanan paylater lainnya.

Melansir situs resmi Shopee, bunya paylater minimal 2,95% per bulan dari total pembayaran. Sementara itu salah satu fitur paylater yang cukup populer, Traveloka paylater menerapkan bunga sebesar 2,25% - 4,8% per bulan.

Selain paylater, pinjaman online juga sedang marak dipakai masyarakat untuk melakukan konsumsi. Berdasarkan statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri P2P lending menyalurkan Rp 23,07 triliun kepada 17 juta peminjam pada bulan Maret.

Bunga kredit pinjaman online beragam. Di salah satu platform pinjaman online terkemuka, Kredivo memberi bunga pinjaman sebesar 2,6% per bulan.

Jika dilihat bunga pinjaman berbasis online lebih mahal namun banyak digandrungi. Ini karena proses peminjaman dari pendaftaran hingga dana cair lebih praktis dibandingkan dengan kartu kredit yang butuh waktu lebih dari satu hari dalam proses pembuatannya.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Belanja Yuk, Pakai Paylater di Allo Bank Approval Instant


(ras/ras)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading