Utang Pemerintah Rp10.326,9 T di Kuartal III-2026, Setara 40,30% PDB

Arrijal Rachman, CNBC Indonesia
Kamis, 05/11/2026 19:03 WIB
Foto: Suasana Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Rabu (10/1/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Utang pemerintah pada akhir kuartal III-2026, atau hingga 30 September 2026 mencapai Rp10.326,93 triliun. Nilai utang itu setara 40,30% PDB.

Bila dibandingkan catatan per akhir kuartal II-2026, nominal utang pemerintah terbaru itu bertambah Rp33,24 triliun, karena pada periode itu sebesar Rp10.293,69 triliun.

Sementara itu, bila diukur berdasarkan rasio utang terhadap PDB, persentasenya mengalami penurunan, karena pada akhir kuartal II-2026 mencapai 41,26%.


"Pemerintah mengelola utang secara cermat dan terukur untuk mencapai portofolio utang yang optimal dan mendukung pengembangan pasar keuangan domestik," dikutip dari catatan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Kamis (5/10/2026).

Mayoritas utang pemerintah itu berasal dari Surat Berharga Negara (SBN) yang sebesar Rp8.962,40 triliun. Sisanya berupa pinjaman yang senilai Rp1.364,53 triliun.

"Komposisi utang Pemerintah mayoritas berupa instrumen SBN yang mencapai 86,79 persen," mengutip pengumuman DJPPR.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Dinamika Pemilu AS - Kabar Baik PDB RI, IHSG & Rupiah Menghijau