Raffi Ahmad Borong Saham VISI, Rogoh Kantong Rp 72 Miliar
Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan holding milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, PT Harmoni Semesta Investama, menambah kepemilikan saham di PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) melalui aksi korporasi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Harmoni Semesta Investama tercatat memiliki 1.901.580.000 saham VISI sebelum transaksi, dengan hak suara sebesar 61,85%.
Setelah transaksi, jumlah kepemilikannya meningkat menjadi 1.974.014.600 saham. Artinya, perusahaan tersebut memperoleh tambahan sebanyak 72.434.600 saham VISI. Namun, persentase hak suaranya sedikit turun menjadi 61,77% seiring bertambahnya jumlah saham beredar perseroan.
Transaksi tersebut tercatat pada 22 Oktober 2026 dengan harga pelaksanaan Rp994 per saham. Dengan demikian, nilai penambahan saham yang diperoleh PT Harmoni Semesta Investama diperkirakan mencapai Rp72,03 miliar.
Dalam laporan tersebut, jenis transaksi diklasifikasikan sebagai transaksi lainnya dengan tujuan PMTHMETD. Status kepemilikan saham tercatat secara langsung dengan klasifikasi saham biasa.
PT Harmoni Semesta Investama juga menyatakan tetap menjadi pengendali VISI dan akan mempertahankan pengendaliannya setelah pelaksanaan transaksi. Dalam laporan kepemilikan saham tersebut, perusahaan holding itu turut tercatat sebagai pihak yang memberikan kuasa untuk pelaporan perubahan kepemilikan saham.
Sebagai informasi, PT Harmoni Semesta Investama merupakan perusahaan holding milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Dalam struktur organisasi perusahaan, Raffi Ahmad menjabat sebagai Komisaris, sedangkan Nagita Slavina menjabat sebagai Direktur.
Adapun dari sisi kepemilikan perusahaan, Nagita Slavina Mariana Tengker menguasai 51% saham PT Harmoni Semesta Investama atau sebanyak 2.550 saham. Sementara itu, Raffi Ahmad memiliki 49% saham atau sebanyak 2.450 saham. Nagita juga tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner perusahaan tersebut.
Sebagai informasi, VISI akan melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan 120.724.400 saham biasa baru dengan nilai nominal Rp25 per saham. Perseroan telah memperoleh persetujuan pemegang saham independen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Independen (RUPS Independen) pada 30 September 2026.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pelaksanaan aksi korporasi tersebut dijadwalkan berlangsung singkat. Penerbitan dan distribusi saham baru dilakukan pada 28 Oktober 2026, disusul pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 29 Oktober 2026. Hasil pelaksanaan akan diumumkan pada 30 Oktober 2026.
Harga pelaksanaan ditetapkan Rp994 per saham, sesuai Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00152/BEI/10-2026 tentang perubahan Peraturan Nomor I-A mengenai pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas selain saham yang diterbitkan perusahaan tercatat.
Seluruh saham baru akan diambil oleh tiga pihak. PT Harmoni Semesta Investama mengambil 72.434.600 saham, sedangkan PT Atlas Raya Abadi dan PT Trinugraha Thohir Harmoni masing-masing mengambil 24.144.900 saham.
Atlas Raya Abadi dan Trinugraha Thohir Harmoni bukan pihak terafiliasi sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Pasar Modal beserta perubahannya. Kepemilikan masing-masing pihak tersebut setelah penambahan modal juga tetap di bawah 20%.
Namun, Trinugraha Thohir Harmoni merupakan perusahaan invetsasi milik keluarga Thohir yang dipimpin oleh konglomerat Garibaldi Thohir.
Pelaksanaan aksi korporasi ini tidak mengubah komposisi pengendali secara berarti. Sebelum penerbitan, modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan sebanyak 3.075.000.000 saham atau Rp76,875 miliar.
Harmoni Semesta Investama memegang 61,84%, Atlas Raya Abadi 10,16%, Trinugraha Thohir Harmoni 8,00%, David Dwiputra 0,01%, dan masyarakat 19,99%.
Setelah penerbitan, kepemilikan Harmoni Semesta Investama menjadi 1.974.014.600 saham (61,77%), Atlas Raya Abadi 336.564.900 saham (10,53%), dan Trinugraha Thohir Harmoni 270.144.900 saham (8,45%). Kepemilikan David Dwiputra tetap 107.000 saham (0,01%). Porsi masyarakat tetap 614.893.000 saham tetapi terdilusi menjadi 19,24%.
Modal dasar Perseroan tidak berubah yaitu, sebesar 9.840.000.000 saham atau Rp246 miliar. Setelah PMTHMETD, modal ditempatkan dan disetor penuh meningkat menjadi 3.195.724.400 saham atau Rp79.893.110.000, sementara saham dalam portepel berkurang dari 6.765.000.000 menjadi 6.644.275.600 saham.
(rob/rob)