MARKET DATA

Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
30 October 2026 20:12
foto : Ist/cnnindonesia.com
Foto: Ist/cnnindonesia.com

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance mencatat peningkatan laba bersih perusahaan sebesar 56% pada kuartal III-2026.

Mengacu pada laporan keuangan terbaru, laba emiten pembiayaan ini tercatat menjadi Rp1,69 triliun per September 2026. Sebelumnya, multifinance ini mencatat laba sebesar Rp1,08 triliun.

Kenaikan laba ini diikuti dengan peningkatan pendapatan sebesar Rp9,8 triliun. Angka ini naik 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, total beban relatif stabil di kisaran Rp7,6 triliun.


Dari segi risiko kredit macet, rasio pembiayaan bermasalah (NPF) gross konsolidasian ADMF tercatat sebesar 1,8% pada September 2026, membaik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,1%.

Direktur Utama Adira Finance Dewa Made Susila mengatakan, pembiayaan baru perseroan naik 13% seiring dengan pertumbuhan positif di industri otomotif. Adira Finance membukukan pembiayaan baru sebesar Rp35,1 triliun sepanjang sembilan bulan tahun 2026.

Kinerja ini didukung oleh peningkatan pembiayaan di seluruh segmen baik otomotif maupun non otomotif. Pada akhir September 2026, piutang pembiayaan yang dikelola Perusahaan mencapai Rp65,8 triliun, meningkat 7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang, kami akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan. Di saat yang sama, integrasi operasional pascamerger menjadi momentum penting bagi Adira Finance untuk meningkatkan produktivitas jaringan, mengoptimalkan sinergi dengan Bank Danamon dan MUFG Group, serta memperkuat daya saing," kata Dewa tertulis, dikutip Jumat, (30/10/2026).

Sebagai gambaran, industri otomotif menunjukkan pertumbuhan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Penjualan ritel sepeda motor baru meningkat sebesar 10% (yoy) menjadi 5,1 juta unit, sementara penjualan ritel mobil baru tumbuh sebesar 16% (yoy) menjadi 676 ribu unit.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Beli Rumah & Kendaraan Bermotor DP 0% Diperpanjang Sampai 2027


Most Popular
Features