Sovereign Wealth Fund Terbesar Dunia Boncos US$30 Miliar
Jakarta, CNBC Indonesia - Dana kekayaan negara atau sovereign wealth fund Norwegia, yang merupakan terbesar di dunia, mencatat kerugian investasi sebesar US$ 30 miliar pada kuartal III.
Mengutip CNBC Internasional, kerugian tersebut terjadi di tengah gejolak pasar obligasi global akibat kenaikan suku bunga yang menekan imbal hasil investasi pada instrumen pendapatan tetap.
Norges Bank Investment Management (NBIM), lembaga yang mengelola dana tersebut, melaporkan kerugian berdasarkan perhitungan akuntansi sebesar 278 miliar kroner Norwegia atau setara US$ 29,7 miliar selama periode tersebut. NBIM mengelola dana investasi dengan nilai mencapai US$ 2,3 triliun.
Sekitar 70% dari portofolio pendapatan tetap dana kekayaan negara Norwegia dialokasikan ke obligasi pemerintah, sementara sisanya ditempatkan pada surat utang korporasi. Kenaikan suku bunga menjadi tekanan bagi portofolio obligasi tersebut karena dapat menurunkan harga obligasi yang telah beredar di pasar.
Kerugian ini menyoroti dampak volatilitas pasar obligasi terhadap pengelolaan dana investasi berskala besar, terutama ketika perubahan suku bunga memengaruhi nilai aset pendapatan tetap.
(rob/rob)