BI Mau Kartu Kredit RI Lebih Berdaya, Ini Target Destry

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Senin, 12/10/2026 09:20 WIB
Foto: Infografis/Uang Denda sampai Bunga Kartu Kredit Turun/Aristya Rahadian Krisabella

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) telah resmi meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) yang menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian sistem pembayaran nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

Gubernur BI Destry Damayanti mengungkapkan bahwa KKI segmen ritel menyasar transaksi tunda bayar atau deffered payment dalam tempo pendek oleh masyarakat Indonesia.

"Jadi memang sebenarnya gini, kalau kita bicara KKI, ini kan memang kita fokuskan kepada mereka-mereka yang mau melakukan transaksi deferred payment lah ya, penundaan gitu, ataupun even mau dibilang itu kartu kredit ya itu kartu kredit gitu kan, tapi umumnya kan sekarang kalau kita lihat, kartu kredit itu banyak yang hanya deferred payment untuk sampai akhir bulan aja, nanti gaji udah dapet saya bayar langsung, biasanya begitu ya, kebanyakan kayak gitu," ungkapnya kepada CNBC Indonesia dikutip pada Senin (12/10/2026).


Destry mengatakan Kartu Kredit Indonesia diproses sepenuhnya melalui infrastruktur domestik. Instrumen ini menggunakan fasilitas pembayaran tunda (deferred payment) dengan sumber dana kartu kredit yang dapat digunakan melalui QRIS Scan maupun QRIS Tap.

Hal ini berbeda dengan kartu kredit konvensional yang sebagian proses transaksinya melibatkan jaringan internasional,

Dengan pemrosesan transaksi di dalam negeri, BI menilai efisiensi sistem pembayaran nasional akan meningkat sekaligus memperkuat kedaulatan data dan transaksi keuangan Indonesia.

Destry menjelaskan ada beberaa keunggulan KKI dibandingkan dengan kartu kredit konvensional, yakni biaya transaksi lebih murah dan data yang tersimpan di dalam negeri.

"Kenapa itu memudahkan juga di domestik, karena pasti dia akan lebih murah dibanding dengan yang lainnya. Kemudian juga paling tidak data ada di dalam sini juga," kata Destry.

Namun yang paling penting adalah KKI merupakan semangat kebangsaan karena merupakan inovasi dalam negeri demi kepentingan transaksi masyarakat Indonesia.

"Juga ya ada semangat kebangsaan lah gitu kan, jadi uang kita keluar di sini domestic, juga masuk di domestik juga yang seperti itu, dan ini kan ada kebanggaan," tegasnya.

Cara Aktifkan KKI untuk Bisa Transaksi QRIS

Pada tahap awal, terdapat delapan penyelenggara jasa pembayaran yang telah menerbitkan Kartu Kredit Indonesia, yakni BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, PermataBank, Bank Mega, serta Bank Syariah Indonesia (BSI) yang menghadirkan skema pembiayaan syariah.

Ke depan, BI memastikan fitur dan layanan Kartu Kredit Indonesia akan terus dikembangkan agar semakin kompetitif dan mampu menjangkau lebih banyak pengguna.

KKI merupakan bagian dari APMK yang telah diatur dalam Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 32 Tahun 2025 tentang Pengaturan Industri Sistem Pembayaran. Berdasarkan ketentuan yang berlaku saat ini, persyaratan calon pengguna antara lain:

a. Batas minimum usia calon Pemegang Kartu Kredit utama adalah 21 (dua puluh satu) tahun atau telah kawin; dan

b. Batas minimum usia calon Pemegang Kartu Kredit tambahan adalah 17 (tujuh belas) tahun atau telah kawin

c. Memiliki pendapatan minimal Rp3 juta per bulan setelah dikurangi kewajiban,

d. Serta memenuhi proses penilaian kelayakan dan manajemen risiko PJP penerbit.

Cara Mendaftar dan Aktivasi Kartu Kredit Indonesia Ritel:

Bank Mega

- Pengajuan kartu kredit bisa melalui M-Smile, Website onboarding dan Cabang terdekat

- Selanjutnya dapat melengkapi data diri dan dokumen yang diperlukan yaitu Foto eKTP,NPWP (optional) dan Foto Selfi dengan memegang KTP asli

- Aktivasi

- Aktivasi kartu kredit Bank Mega, dengan cara kirim SMS ke 83377 dengan format:

- PIN [4 Digit Terakhir Kartu] [DDMMYYYY] [6 Digit PIN]

CIMB Niaga

- Pastikan nasabah sudah memiliki Aplikasi OCTO yang aktif

- Mengisi Formulir Aplikasi fisik dengan informasi yang lengkap dan akurat atau scan QR simple Web Form yang tersedia dan mengisi nama lengkap dan nomor telp yang bisa dihubungi oleh staf CIMB Niaga untuk melakukan pendaftaran lebih lanjut

- Jika nasabah sudah memiliki Kartu Kredit CIMB Niaga sebelumnya, harus mengisi aplikasi fisik dan melampirkan fotokopi KTP

- Jika nasabah belum pernah memiliki Kartu Kredit CIMB Niaga sebelumnya, harus mengisi aplikasi dan melampirkan fotokopi KTP termasuk dengan dokumen pendapatan terbaru

- Kartu akan diproses kurang lebih 2-3 Hari Kerja, setelah data dan dokumen pengajuan diterima lengkap

- Nasabah akan menerima pemberitahuan melalui SMS/WA apabila pengajuan Kartu Kredit mnya disetujui/ditolak

- Jika disetujui, nasabah wajib segera melakukan aktivasi kartu melalui Aplikasi OCTO

Aktivasi Lewat OCTO

Aktivasi dan Create PIN Kartu Kredit Indonesia Segmen Retail (KKI) melalui Aplikasi OCTO.

Aktivasi KKI BCA

- Pengajuan Kartu Kredit BCA dapat dilakukan dengan datang ke Cabang BCA terdekat, datang ke booth stand (direct sales), atau dihubungi oleh sales BCA. Pengajuan juga dapat dilakukan secara online melalui Webform BCA, aplikasi eBranch BCA, VIRA, dan telemarketing BCA.

- Memenuhi syarat pengajuan Kartu Kredit BCA yaitu:

- WNI atau WNA yang menetap di Indonesia.

- Usia minimum 21 tahun/telah menikah dan maksimum 65 tahun untuk pengajuan kartu utama.

- Pendapatan minimal Rp3.000.000 per bulan.

Aktivasi Lewat myBCA

- Login myBCA

- Klik icon Pengaturan di pojok kanan atas

- Pilih Kartu Kredit

- Pilih Kartu Kredit Indonesia untuk aktivasi

- Klik Aktivasi Kartu Kredit

- Centang pada kolom persetujuan

- Masukkan PIN untuk konfirmasi

- Aktivasi Kartu Kredit berhasil

Aktivasi KKI BSI

1. Nasabah mengisi Formulir Permohonan BSI Hasanah Card (Formulir Permohonan), Buku Petunjuk Layanan dan informasi yang tercantum pada website www.bankbsi.co.id.

2. Jika Formulir Permohonan telah disetujui oleh Bank dan Kartu telah diaktifkan oleh Pemegang Kartu maka telah terjadi Akad Kafalah bil Ujrah, Akad Qardh dan Akad Ijarah

Aktivasi lewat BYOND

- Melalui aplikasi BYOND, pilih menu BAYAR atau PAY

- Pilih Hasanah Card di list menu pembayaran

- Masukan 16 Digit nomor BSI Hasanah Card

- Jika benar, akan muncul info sbb:

- Nomor Kartu

- Tanggal cetak

- Tanggal jatuh tempo

- Nama Pemegang Kartu

- Tagihan

- Minimal Pembayaran

- Masukan nominal pembayaran

- Konfirmasi pembayaran

- Masukkan PIN transaksi

- Transaksi selesai

Aktivasi KKI BRI di Aplikasi BRImo

- Login ke aplikasi BRImo, lalu pilih menu Kartu Kredit.

- Klik tombol "Aktivasi" pada aplikasi BRImo.

- Masukkan data Expiration Date (format: mm/yy) dan Tanggal Lahir (format: dd/mm/yyyy). Pastikan data sesuai dengan informasi yang terdaftar pada sistem Kartu Kredit BRI.

- Setelah data sesuai, pemegang kartu akan menerima SMS OTP (One Time Password) ke nomor handphone yang terdaftar di sistem Kartu Kredit BRI. Masukkan kode OTP tersebut ke aplikasi BRImo.

- Jika berhasil, akan muncul notifikasi "Aktivasi Finansial Berhasil", dan status Kartu Kredit BRI akan berubah menjadi Aktif pada menu Info Kartu.

- Kartu Kredit BRI yang sudah aktif otomatis akan tersedia pada pilihan Sumber Dana di metode pembayaran QRIS pada aplikasi BRImo.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:

Video: BI & Pengembangan QRIS - KKI Sebagai "Game Changer" Ekonomi RI