Ada 1 Bank Konvensional Mau Jadi Syariah, Maybank (BNII) Minat?
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan satu bank umum konvensional (BUK) kemungkinan akan konversi menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan bank tersebut merupakan salah satu dari empat bank syariah besar RI yang meluncur tahun depan.
Sementara itu, kabar pasar berembus bahwa PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) berpotensi untuk konversi jadi BUS 100%. Seperti diketahui, saat ini bank milik raksasa finansial asal Malaysia itu memiliki aset sebesar Rp213,8 triliun hingga Juni 2026. Jika rencana ini benar, lantas Maybank akan langsung menjadi bank syariah terbesar kedua RI.
Terkait hal ini, Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia Romy Buchari tidak menampik ataupun memberikan konfirmasi. Ia
mengatakan pihaknya senantiasa mencermati perkembangan industri perbankan syariah serta arah kebijakan OJK dalam mendorong penguatan dan konsolidasi industri perbankan syariah nasional.
"Saat ini, kami terus fokus mengembangkan bisnis syariah secara berkelanjutan dengan memperkuat fundamental dan skala bisnis, meningkatkan daya saing, serta mengoptimalkan sinergi dengan ekosistem Maybank Indonesia," tutur Romy kepada CNBC Indonesia, Selasa (6/10/2026).
Pada saat yang sama, Romy mengatakan pihaknya juga terus melakukan kajian dan persiapan terkait opsi spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) dengan mempertimbangkan kesiapan bisnis, ketentuan regulator, serta kepentingan nasabah dan seluruh pemangku kepentingan.
"Kami akan memastikan, setiap langkah yang diambil nantinya akan dilakukan secara prudent, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Romy.
Ia memastikan jika telah terdapat keputusan resmi terkait rencana tersebut, Maybank Indonesia akan menyampaikannya melalui mekanisme komunikasi yang sesuai.
Adapun jumlah aset minimum UUS Maybank Indonesia sudah mendekati kriteria peraturan OJK, yakni Rp50 triliun atau 50% dari aset induk. Per Juni 2026, aset UUS Maybank Indonesia mencapai Rp43,15 triliun.
Sementara itu, posisi bank syariah terbesar RI masih kokoh dipegang oleh BSI dengan total aset Rp464,5 triliun per Juni 2026. Posisi itu disusul oleh PT Bank Syariah Nasional (BSN), anak usaha PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) yang baru efektif spin off tahun lalu. Aset BSN masih jauh di bawah BSI, yakni Rp78,8 triliun.
Bila Maybank konversi menjadi BUS, jumlah aset industri BUS akan tembus Rp1.031 triliun dari yang saat ini Rp818 triliun. Sementara itu, total aset industri perbankan syariah dapat meningkat menjadi Rp1.220 triliun dari sebelumnya Rp1.050 triliun.
(fsd/fsd)