AZKO Perkuat Bisnis Berkelanjutan lewat Sustainability Ambitions 2030

Teti Purwanti, CNBC Indonesia
Kamis, 01/10/2026 15:50 WIB
Foto: Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Teresa Wibowo saat memberikan lampu LED hemat energi AZKO bagi masyarakat.

Jakarta, CNBC Indonesia - Keberlanjutan bagi PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) melalui AZKO tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial dan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Perseroan membangun bisnis yang bertanggung jawab dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Komitmen tersebut dituangkan dalam Sustainability Ambitions 2030, yang mencakup tiga pilar utama, yaitu People, Environment, dan Business, yang dijalankan dengan memperkuat praktik Good Corporate Governance (GCG).

Salah satu bentuk implementasinya terlihat melalui berbagai inisiatif yang mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui program Berbagi Cahaya dan BISA BAIK (Bersama atasI SAmpah BArang elektronIK), AZKO berupaya menghadirkan manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap kelestarian lingkungan.

AZKO Berbagi Cahaya merupakan inisiatif yang menghadirkan donasi lampu LED hemat energi untuk mendorong efisiensi energi, pengurangan emisi, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pencahayaan yang lebih hemat energi. Program ini telah berjalan sejak 2017 dan hingga kini telah menjangkau 30 kota serta 50 fasilitas publik, seperti sekolah, rumah ibadah, pusat kebudayaan, dan museum, dengan mendistribusikan lebih dari 37.000 lampu LED hemat energi. Inisiatif ini akan terus dilanjutkan hingga 2030 sejalan dengan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).


Hingga 2030, distribusi lampu LED hemat energi AZKO ditargetkan menjangkau 30.000 rumah, 300 sekolah, dan 300 fasilitas publik di 80 kota di Indonesia. Dari sisi lingkungan, program ini diharapkan dapat mengurangi konsumsi energi listrik hingga sekitar 73.800.000 kWh dan menghasilkan potensi penghindaran emisi sekitar 64.206 ton CO₂ secara total selama masa pakai lampu.

Sementara dari sisi sosial, program ini membantu meningkatkan akses pencahayaan hemat energi bagi masyarakat, memperbaiki kualitas hidup dan kenyamanan melalui pencahayaan yang lebih baik, serta menciptakan efek multiplikasi positif bagi lingkungan dan komunitas. Program ini juga memberikan potensi penghematan biaya listrik bagi penerima manfaat.

Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Teresa Wibowo, mengatakan bahwa AZKO berupaya mendorong gaya hidup hemat energi yang lebih bertanggung jawab sekaligus menghasilkan dampak lingkungan positif bagi masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan.

"Hal ini selaras dengan Sustainability Ambitions 2030 yang kami rumuskan, mencakup aspek-aspek ESG, dan menjadi cara AZKO membangun bisnis yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berdampak bagi masyarakat," ujarnya, dikutip Kamis (1/10/2026).

Selain mendorong efisiensi energi, AZKO juga menghadirkan BISA BAIK sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan praktik pengelolaan sampah elektronik secara bertanggung jawab. Melalui program ini, AZKO menyediakan drop box di 24 toko yang tersebar di 17 kota, termasuk Jakarta, Medan, Surabaya, Semarang, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Makassar, Balikpapan, dan kota-kota besar lainnya, untuk mengumpulkan dan mengelola berbagai jenis sampah elektronik (e-waste) secara bertanggung jawab.

Program BISA BAIK merupakan bagian dari pilar Environment dalam Sustainability Ambitions 2030, khususnya sebagai upaya meminimalkan limbah yang berakhir di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) melalui pengelolaan limbah yang efektif.

Komitmen terhadap dukungan gaya hidup yang bertanggung jawab juga diterapkan melalui portofolio produk AZKO. Saat ini, lebih dari 10% koleksi produk AZKO mencakup kategori yang mendukung efisiensi energi dan air, pengurangan limbah, serta penggunaan bahan baku yang lebih ramah lingkungan. Ke depan, porsi tersebut ditargetkan meningkat hingga 22% sebagai bagian dari Sustainability Ambitions 2030.

Salah satu portofolio tersebut adalah Lampu LED Hemat Energi AZKO powered by KRISBOW yang juga didonasikan melalui program AZKO Berbagi Cahaya. Produk ini telah berlabel hemat energi sesuai dengan peraturan Kementerian ESDM, memiliki masa pakai hingga 15.000 jam, serta dilengkapi fitur eye comfort dan garansi ganti baru selama masa berlaku garansi. Produk ini juga dirancang untuk menghasilkan cahaya optimal dengan konsumsi listrik yang tetap rendah.

Selain itu, AZKO juga memiliki baterai rechargeable, baterai charger, baterai tester, pot indoor hydroponic, smart composter, hingga shower dan closet hemat air. Sejumlah produk juga telah memenuhi standar dan sertifikasi keberlanjutan yang diakui secara global, seperti Forest Stewardship Council (FSC), Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC), Ecolabel, Environmental Product Declaration (EPD), dan Global Recycled Standard (GRS).

Dengan demikian, pendekatan keberlanjutan AZKO tidak berhenti pada program sosial dan lingkungan, tetapi juga diterapkan melalui produk yang digunakan masyarakat sehari-hari. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Perseroan untuk menghubungkan keberlanjutan dengan aktivitas bisnis sekaligus mendorong konsumen menerapkan gaya hidup yang lebih bertanggung jawab.

Dari sisi tata kelola, upaya keberlanjutan tersebut juga diperkuat melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan bisnis. Hal ini tercermin antara lain melalui capaian MSCI ESG Rating Perseroan yang berada pada level BBB meningkat dari sebelumnya BB, sementara ESG Risk Rating dari Sustainalytics tercatat sebesar 22,0 atau berada dalam kategori medium risk. Pencapaian tersebut sejalan dengan target Perseroan dalam memperkuat penerapan GCG sesuai persyaratan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).

Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Gregory S. Widjaja juga mengatakan bahwa langkah keberlanjutan yang dilakukan Perseroan berlandaskan prinsip Good Corporate Governance (GCG), "Bisnis yang baik juga tidak hanya memberikan dampak sosial dan lingkungan yang positif, tetapi juga harus dijalankan dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas," ujar Gregory.


(dpu/dpu)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Keyakinan Konsumen Naik, Penjualan AC - Mesin Cuci Tancap Gas?