Dikabarkan Mau Dicaplok Haji Isam, BCA Buka Suara

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Jumat, 25/09/2026 19:35 WIB
Foto: Sejumlah peserta mengunjungi Booth Bank Central Asia (BCA) dalam Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, DIY, Jumat (22/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menegaskan isu rencana akuisisi saham bank itu tidak benar. Belakangan ini, media sosial ramai dengan kabar bahwa konglomerat crazy rich Kalimantan Haji Isam alias Andi Syamsudin Arsyad berencana mengakuisisi saham BBCA.

"Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait adanya rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA, dapat kami sampaikan bahwa INFORMASI TERSEBUT TIDAK BENAR," ujar EVP Corporate Communication & Social Responsibility, Hera F. Haryn dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Ia kemudian mengimbau masyarakat untuk mengakses informasi kredibel baik dari situs resmi perusahaan atau media yang kredibel.


"Kami mengimbau nasabah dan masyarakat untuk mengakses informasi dari sumber-sumber yang resmi, baik dari situs resmi perusahaan maupun outlet media yang kredibel," ujar Hera.

Ia mengatakan BCA senantiasa beroperasi berdasarkan prinsip kehati-hatian, berintegritas, dan sesuai regulasi yang berlaku.


(wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bukan RI, Investor China Amankan Aset ke Malaysia & Singapura