Alasan BI Tahan Lagi Suku Bunga 5,75%: Jaga Rupiah!
Jakarta, CNBC Indonesia - Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk kembali mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 5,75% pada September 2026.
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, alasan utama BI Rate kembali dipertahankan iala stabilitas kurs rupiah masih terus bisa dijaga sekaligus mendorong tren pertumbuhan ekonomi Indonesia sambil menekan inflasi.
"Keputusan ini tetap konsisten dengan strategi stabilitas rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat," tegasnya saat konferensi pers, Rabu (23/9/2026).
Dengan keputusan hasil rapat dewan gubernur yang telah berlangsung pada 18-19 Agustus 2026 ini, BI tercatat sudah menahan tingkat suku bunga acuan di level 5,75% sejak Juni 2026.
Suku bugaa acuan yang dipertahankan sekitar tiga bulan ini terjadi setelah sejak 22 April 2026 BI terus menaikkan suku bunga acuan secara konsisten dari level 4,75% sejak September 2025.
Pada 20 Mei 2026, suku bunga acuan naik menjadi 5,25%, dan pada 9 Juni 2026 menjadi 5,50%. Selanjutnya pada 18 Juni 2026 dinaikkan kembali menjadi 5,75%.
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]