Asing Lirik Saham Tambang, Ini Daftarnya

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Rabu, 16/09/2026 08:00 WIB
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asing masih getol keluar dari pasar saham Indonesia. Pada perdagangan kemarin, Selasa (15/9/2026), asing mencatat net sell Rp 349,3 miliar. 

Akan tetapi Aksi jual asing secara keseluruhan tidak menghalangi masuknya dana asing ke sejumlah saham tertentu. Emiten pertambangan kompak mendominasi daftar net buy asing terbesar.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi salah satu saham yang paling banyak dibeli bersih investor asing, dengan nilai net foreign buy sebesar Rp176,1 miliar.


Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan net buy sebesar Rp100,5 miliar. Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga masuk dalam daftar dengan pembelian bersih Rp97,6 miliar.

Selain itu, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatatkan net foreign buy sebesar Rp81,8 miliar.

Pada saat yang sama, IHSG ditutup melemah 1,13% atau turun 73,54 poin ke level 6.461,15. IHSG tercatat parkir di zona merah dalam lima hari perdagangan terakhir. 

Sepanjang September yang sudah berjalan selama dua pekan, IHSG hanya berhasil tiga kali parkir di zona hijau. Dalam sepekan terakhir saja, IHSG sudah mengalami koreksi sebesar 3,58%. 

Selengkapnya berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar pada perdagangan kemarin: 

  1. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) - Rp176,1 miliar
  2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp100,5 miliar
  3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Rp97,6 miliar
  4. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp97,2 miliar
  5. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp81,8 miliar
  6. PT Pakuan Tbk (UANG) - Rp39,8 miliar
  7. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) - Rp23,7 miliar
  8. PT Timah Tbk (TINS) - Rp22,2 miliar
  9. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Rp14,6 miliar
  10. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) - Rp12,4 miliar

(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bukan RI, Investor China Amankan Aset ke Malaysia & Singapura