IHSG Ambruk, Asing Ternyata Net Sell Jumbo di 10 Saham Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah dan melanjutkan tren pelemahan. Pada perdagangan Kamis (10/9/2026), IHSG ditutup anjlok 1,29% atau 86,30 poin ke level 6.591,90.
Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan volume mencapai 41,24 miliar saham. Nilai transaksi tercatat Rp19,76 triliun dengan frekuensi 2,52 juta kali. Sebanyak 159 saham menguat, 541 saham melemah, dan 263 saham stagnan.
Sementara itu, sepanjang perdagangan kemarin, investor asing mencatatkan penjualan bersih jumbo sebesar Rp1,95 triliun di seluruh pasar. Perinciannya, sebesar Rp747,51 miliar di pasar reguler dan sebesar Rp1,20 triliun di negosiasi dan tunai.
Lantas, apa saja saham yang kompak masuk antrean jual asing saat IHSG melemah? Mengutip Stockbit, berikut 10 saham net foreign sell perdagangan Kamis!
- PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp549,72 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp218,86 miliar
- PT Indosat Tbk. (ISAT) - Rp142,78 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) - Rp72,70 miliar
- PT Indika Energy Tbk. (INDY) - Rp69,59 miliar
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) - Rp58,98 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp42,51 miliar
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) - Rp36,42 miliar
- PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) - Rp25,89 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp22,64 miliar
(fsd/fsd)