Ekspansi 2026 Sesuai Target, MDIY Resmi Punya 1.400 Toko

Khoirul Anam, CNBC Indonesia
Kamis, 03/09/2026 15:52 WIB
Foto: Dok MR.D.I.Y. Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR.D.I.Y. Indonesia (MDIY) resmi membuka toko ke-1.400 di Indonesia dalam semangat perayaan Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September. Langkah ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai peritel perlengkapan rumah tangga terbesar di Tanah Air.

Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah, mengatakan, kehadiran MR.D.I.Y. Indonesia di 1.400 lokasi ini sejalan dengan komitmen Perseroan untuk terus hadir semakin dekat dengan pelanggan di seluruh Nusantara.

"Sebagai Perseroan yang mengutamakan pendekatan customer-centric, kami menjadikan kebutuhan pelanggan sebagai kompas dalam menjalankan strategi pertumbuhan. Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum yang tepat untuk terus membuktikan bahwa pelanggan senantiasa menjadi pusat dari setiap langkah pertumbuhan MR.D.I.Y. Indonesia," ungkap dia dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).


Prinsip customer-centric tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan di dalam toko, tetapi juga menjadi landasan dalam memperluas jaringan. Kehadiran di 1.400 lokasi merefleksikan komitmen Perseroan untuk terus bertumbuh bersama pelanggan serta menghadirkan produk yang hemat dan lengkap semakin dekat bagi keluarga di seluruh Indonesia.

Ekspansi Jaringan pada 2026 Tetap Sesuai Target

Pencapaian 1.400 toko sekaligus menegaskan konsistensi Perseroan dalam menjalankan rencana ekspansi 2026 sesuai target. Tahun ini, Perseroan menargetkan pembukaan paling tidak 270 toko baru.

Hingga Agustus 2026, jaringan MR.D.I.Y. Indonesia membuka 177 toko baru dan menjangkau 445 dari 514 kota dan kabupaten di 37 dari 38 provinsi, termasuk di area tier 3 seperti Kabupaten Sorong Selatan, dan Kabupaten Buton Tengah. Sepanjang Juli dan Agustus 2026, total sebanyak 27 toko yang dibuka berada di luar Pulau Jawa.

Sejumlah toko baru mencatatkan penjualan jauh di atas target awal pada bulan pertama operasional, menunjukkan kuatnya keandalan MR.D.I.Y. Indonesia bagi pelanggan Indonesia.

Dari keseluruhan jaringan Perseroan tersebut, 80% merupakan toko yang berdiri sendiri (standalone stores), sementara sisanya berada di pusat perbelanjaan (mall-based stores). Melalui jaringan yang semakin luas, MR.D.I.Y. Indonesia memberikan akses kepada lebih banyak pelanggan terhadap sekitar 18.000 pilihan produk kebutuhan sehari-hari dengan komitmen Hemat, Lengkap, Dekat.

alt="" title="Dok MR.D.I.Y. Indonesia" />


Memahami Pelanggan, Hadirkan Penawaran Menarik dan Relevan

Guna menyemarakkan Hari Pelanggan Nasional, Perseroan turut menghadirkan program kurasi produk spesial paling menguntungkan (worth it) dengan harga yang lebih hemat hingga 52%. Lebih dari 800 produk dipilih berdasarkan berbagai kebutuhan dan persona pelanggan, termasuk kebutuhan merapikan dan menata rumah, kebutuhan sekolah dan kreativitas, kebutuhan olahraga, hobi dan game, kebutuhan perkakas dan liburan, dan kebutuhan fesyen dan pernak-pernik.

Kurasi tersebut memudahkan pelanggan menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari dengan tetap mengedepankan prinsip hemat dan value for money.

"MR.D.I.Y. Indonesia menjadikan kebutuhan pelanggan sebagai pertimbangan utama dalam menentukan kurasi produk dan mengembangkan pengalaman berbelanja. Kami terus memperdalam analisis terhadap pola pembelian, tingkat perputaran produk, dan perubahan permintaan untuk memahami kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah," ujar Edwin.

Selain menjaga relevansi pilihan produk, MR.D.I.Y. Indonesia terus berinvestasi dalam pelatihan dan pengembangan kompetensi karyawan, termasuk pemahaman produk dan keterampilan interpersonal, untuk mempertahankan standar pelayanan yang konsisten di seluruh 1.400 toko.

"Ke depan, MR.D.I.Y. Indonesia akan terus hadir lebih dekat bagi keluarga Indonesia, dengan komitmen menghadirkan produk yang hemat dan lengkap di setiap toko baru," tutur Edwin.

 



(rah/rah)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Saham Big Caps Bikin IHSG Menguat 1% - Risiko Harga Minyak Naik