MARKET DATA

Perusahaan Kakap China Mau Tanam Duit Rp4 T, Bangun Industri Otomotif

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
31 August 2026 10:20
Industropolis Costal Rest Area. (Dok. KEK Batang)
Foto: Industropolis Costal Rest Area. (Dok. KEK Batang)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan kakap asal China, PT Yosun Tire and Rubber Indonesia mengatakan akan investasi senilai Rp4 triliun di KEK Industropolis Batang. Komitmen tersebut dikatakan untuk mengembangkan industri yang mendukung ekosistem otomotif di kawasan.

Kerja sama ini nantinya akan mencakup rencana pengembangan industri di atas lahan sekitar 40 hektare, dengan potensi penyerapan sekitar 4.000 tenaga kerja. Investasi Yosun juga berorientasi pada pasar ekspor dan fasilitas yang dikembangkan di KEK Industropolis Batang direncanakan menjadi headquarters perusahaan di Indonesia.

General Manager PT Yosun Tire and Rubber Indonesia, Mr. Weng Jisheng, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dalam pengembangan bisnis perusahaan.

"Indonesia memiliki potensi yang besar dan posisi yang penting dalam pengembangan bisnis kami. Kami melihat KEK Industropolis Batang memiliki lokasi yang strategis serta ekosistem industri yang terus berkembang. Kami percaya Batang dapat menjadi basis yang tepat untuk mendukung pengembangan bisnis kami, termasuk untuk pasar ekspor," ujar Mr. Weng.

Rencana pengembangan Yosun juga memperlihatkan orientasi jangka panjang perusahaan dalam membangun basis bisnis di Indonesia. Kehadiran investasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok otomotif, tetapi juga menciptakan efek berganda melalui penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan pemerintah daerah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang memberikan kemudahan dan kepastian bagi dunia usaha.

"Tugas kami adalah mempermudah izin, menyiapkan lahan, menjaga keamanan, serta menjamin kepastian agar pertumbuhan ekonomi dan bisnis berkembang di Jawa Tengah," ujar Ahmad Luthfi.

Menurut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, investasi yang masuk diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga terbukanya peluang kemitraan bagi pelaku usaha lokal.

(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Untung Rp31 Miliar Gegara Nguping, Istri Kena PHK-Suami Dipenjara


Most Popular
Features