Breaking News! Rupiah Menguat, Dolar AS Sudah di Level Rp17.695
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah semakin perkasa terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini. Mata uang Garuda bahkan berhasil menembus ke bawah level Rp17.700/US$.
Merujuk data Refinitiv, pada Jumat (21/8/2026) pukul 10.40 WIB, rupiah terapresiasi 0,25% ke posisi Rp17.695/US$.
Penguatan tersebut membesar dibandingkan posisi pembukaan perdagangan. Pada pagi hari, rupiah dibuka menguat 0,14% ke level Rp17.720/US$, kemudian bertambah kuat 25 poin hingga pukul 10.40 WIB.
Kinerja positif rupiah melanjutkan penguatan dalam dua perdagangan sebelumnya. Pada Kamis (20/8/2026), mata uang Garuda ditutup melesat 0,48% ke level Rp17.740/US$, setelah sehari sebelumnya menguat 0,14%.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,10% ke posisi 98,799. Pelemahan dolar turut memberikan ruang bagi rupiah untuk melanjutkan penguatannya.
Penguatan rupiah juga berlangsung seiring membaiknya Neraca Pembayaran Indonesia (NPI). Bank Indonesia (BI) melaporkan defisit NPI kuartal II-2026 menyusut menjadi US$0,9 miliar, jauh lebih kecil dibandingkan defisit US$9,1 miliar pada kuartal sebelumnya.
"Transaksi modal dan finansial mencatat surplus ditopang oleh peningkatan aliran masuk investasi langsung dan investasi portofolio sehingga mendukung kinerja NPI yang tetap terjaga," tulis BI dalam laporannya, Jumat (21/8/2026).
Masuknya dana asing membantu menambah pasokan valuta asing dan menopang rupiah. Namun, transaksi berjalan masih mencatat defisit yang lebih tinggi akibat kenaikan defisit perdagangan migas dan penurunan surplus perdagangan nonmigas.
(evw/evw)