IHSG Ditutup Naik 1,59% Hari Ini di Tengah Pidato Prabowo

mkh, CNBC Indonesia
Jumat, 14/08/2026 16:19 WIB
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Jumat (14/8/2026).IHSG melonjak 1,59% ke level 6.401 di tengah pidato Presiden RI Prabowo Subianto di Gedung Nusantara, DPR RI, Jakarta.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup di posisi 6.401,89, menguat 100,12 poin atau 1,59% dari penutupan sebelumnya di level 6.301,77.

IHSG sempat lesu pada awal perdagangan. Indeks sempat menyentuh level terendah 6.267,41, sebelum berbalik menguat dan mencapai level tertinggi sekaligus penutupan hari ini di 6.401,89.


Penguatan IHSG terutama ditopang oleh lonjakan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Saham BYAN ditutup melesat 20% ke Rp14.400 per saham, atau menyentuh batas atas perdagangan hariannya.

Kenaikan BYAN memberikan kontribusi sebesar 44,13 poin terhadap IHSG, menjadikannya saham dengan kontribusi terbesar terhadap penguatan indeks.

Selain BYAN, saham Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) menyumbang 10,66 poin, Maha Properti Indonesia (MPRO) 8,19 poin, VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) 4,51 poin, dan Mora Telematika Indonesia (MORA) 4,15 poin.

Di sisi lain, sejumlah saham menjadi penahan laju IHSG. Barito Renewables Energy (BREN) menjadi pemberat terbesar dengan kontribusi negatif 3,93 poin, diikuti Bank Central Asia (BBCA) sebesar 2,49 poin dan Chandra Asri Pacific (TPIA) sebesar 1,18 poin.

Dari sisi sektoral, hampir seluruh sektor saham berakhir di zona hijau. Sektor energi menjadi yang paling moncer dengan kenaikan 6,80%, disusul kesehatan yang naik 5,94% dan properti 4,85%.

Selanjutnya, sektor konsumer primer menguat 1,31%, teknologi 1,29%, konsumer non-primer 1,12%, bahan baku 0,86%, industri 0,78%, dan finansial 0,27%.

Sementara itu, sektor utilitas menjadi satu-satunya sektor yang tercatat melemah, yakni 1,34%.

Penguatan IHSG juga tercermin dari luasnya pergerakan saham. Sebanyak 354 saham menguat, 277 saham melemah, dan 332 saham stagnan.

Total volume perdagangan mencapai 31,08 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp12,39 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,73 juta kali, dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar Rp11.243 triliun.

Sementara itu, meski indeks menguat, berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing justru tercatat membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp377,63 miliar di seluruh pasar (all market) sepanjang sesi I hari ini.

Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I mencapai Rp3,84 triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp1,73 triliun dan foreign sell Rp2,11 triliun.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: BEI Rombak Konstituen IDX80, LQ45 & IDX30