MARKET DATA

Prabowo Target Dividen BUMN Naik 400% di 2026, Bisa Capai Rp200 T

chd,  CNBC Indonesia
14 August 2026 12:15
Pidato Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, Jumat (14/8/2026). (REUTERS/Stringer)
Foto: (REUTERS/Stringer)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dividen dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang disetorkan ke negara berhasil meningkat di 2025, setelah adanya koreksi laporan keuangan dari banyak perusahaan BUMN.

Dalam pidato di Sidang Tahunan dan Sidang Bersama MPR/DPR RI, Jumat (14/8/2026), dividen BUMN pada 2025 yang disetor ke negara mencapai Rp142,3 triliun, naik 67% dari 2024 yang mencapai Rp85,5 triliun.

"Kita telah mengoreksi laporan keuntungan dari banyak BUMN. Setelah kita koreksi, dividen BUMN yang disetor 2025 mencapai Rp142,3 triliun, naik 67% dari 2024 yang mencapai Rp85,5 triliun," kata Prabowo.

Sedangkan jika dikurangi dari Penyertaan Modal Negara (PMN), dividen BUMN pada 2025 mencapai Rp138 triliun, naik 160% dari 2024 yang mencapai Rp53 triliun.

Prabowo menargetkan dividen BUMN pada 2026 naik hingga menjadi Rp200 triliun, di mana dividen BUMN 2026 tanpa ada PMN. Artinya, dividen BUMN 2026 berpotensi mengalami kenaikan hingga 400%.

"Dividen BUMN di 2026 diproyeksikan kembali naik sampai dengan Rp200 triliun, tanpa ada PMN. Artinya, dari 2024 ke 2026 naik 4 kali lebih besar, 400% meningkatnya tanpa PMN," terang Prabowo.

Hal ini menandakan bahwa kenaikan dividen bisa terjadi jika manajemen BUMN dilakukan dengan akal sehat dan dilakukan dengan jujur dan adil, demi kepentingan rakyat.

"Ini membuktikan dengan manajemen yang akal sehat, dengan niat tidak menipu, keberhasilan kita bisa datang dengan sangat cepat," ujar Prabowo.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Ungkap Dividen BUMN Tahun Ini Tembus Rp200 Triliun


Most Popular
Features