Jaga Kualitas Aset, Begini Strategi Bank Aladin Syariah di Era Digital
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Bank Aladin Syariah Tbk, Koko Rachmadi mengatakan bahwa Bank Aladin Syariah telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga kualitas aset. Salah satunya dengan menerapkan prinsip kehati-hatian.
Seperti diketahui, prinsip ini menjadi salah satu pedoman bagi perbankan dalam menjalankan kegiatan usaha, penghimpunan dan penyaluran dana agar tetap aman dan sehat di era digitalisasi.
Selain itu, perusahaan juga tetap berkomitmen menjalankan prinsip kesyariahan, dan penguatan dari sisi tata kelola, serta management risiko.
"Hal-hal tersebut yang akan selalu dipertajam Bank Aladin Syariah, dibahas, serta dievaluasi, sehingga kami tidak tidak hanya sekedar mengejar revenue maupun pendapatan, tapi kita bisa menemukan bisnis model yang sustainable ke depan, bisnis model yang memang fit dengan organisasi kita, sertabisnis model yang memang cocok dengan infrastruktur yang sudah kita miliki," ungkap dia dalam Power Lunch and Digital Bank Forum 2026, Kamis (13/8/2026).
Koko menjelaskan bahwa strategi tersebut dilakukan karena menyesuaikan kebutuhan nasabah yang sudah sangat bergeser. Menurutnya, ada nasabah yang mengubah gaya hidupnya karena tuntutan, sedangkan sisanya karena "terpaksa" berubah.
Ditambah lagi, ungkap Koko hal ini juga didorong oleh digitalisasi di Indonesia yang mengalami momentum percepatan yang memaksa masyarakat untuk berubah, terutama ketika 2019-2021 pandemi COVID-19.
Oleh karena itu, Koko menegaskan bahwa Aladin Syariah selalu siap menyediakan financial solution, yang akan menjadi bagian solusi yang relevan di kehidupan sehari-hari bagi customer.
"Jadi patokan kami, rumus kami adalah bagaimana dengan digitalisasi ini bisa menjadikan, tidak hanya tadi efisiensi tapi juga kemudahan buat customer untuk mengakses layanan, tidak hanya layanan yang tradisional, tapi juga layanan yang sifatnya sudah menjadi kebutan sehari-hari," tegas Koko.
Dia menegaskan apapun kebutuhan nasabah yang kaitannya dengan financial services harus bisa didukung dengan digital, dengan tetap memperhatikan tentunya keamanan, kemudian manajemen risiko, privacy data nasabahnya, dan tentunya kenyamanan.