Sepanjang Agustus 2026, Asing Ternyata Net Buy Rp 1,56 Triliun
Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asing ternyata belum menunjukkan aksi keluar secara agresif dari pasar saham Indonesia meski Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluarkan 10 saham Indonesia dari indeksnya dalam August 2026 Index Review.
Berdasarkan data perdagangan 1-12 Agustus 2026, investor asing masih mencatatkan net buy sebesar Rp1,56 triliun di pasar saham Indonesia.
Dalam periode tersebut, nilai transaksi beli asing mencapai Rp38,17 triliun, sedangkan transaksi jual mencapai Rp36,60 triliun. Dengan demikian, transaksi bersih asing masih mencatatkan surplus Rp1,56 triliun dari total transaksi sekitar Rp74,77 triliun.
Namun, angka tersebut juga mencakup sejumlah transaksi jumbo di pasar negosiasi. Salah satunya transaksi saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan nilai sekitar Rp1,3 triliun. Selain itu, terdapat transaksi negosiasi saham PT MGLV dengan nilai sekitar Rp300 miliar.
Namun, transaksi nego merupakan transaksi yang telah disepakati antara pihak pembeli dan penjual, sehingga tidak serta-merta dapat diartikan sebagai aksi akumulasi atau distribusi asing di pasar reguler.
Sementara itu dalam hasil August 2026 Index Review, MSCI mengeluarkan 10 saham Indonesia dari indeksnya.
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dikeluarkan dari MSCI Indonesia Investable Market Index (IMI). Sementara itu, sembilan saham lainnya, yakni PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI), dikeluarkan dari MSCI Global Small Cap Indexes.
Adapun PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) tidak termasuk dalam 10 saham yang dikeluarkan. CPIN mengalami penurunan kelas dari MSCI Global Standard Indexes ke MSCI Global Small Cap Indexes.
Adapun pergerakan saham yang masuk dalam keputusan MSCI tidak menunjukkan pola aksi jual yang seragam.
Dari data 1-12 Agustus, PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) mencatatkan net sell asing sebesar Rp61 miliar. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan net sell Rp37,5 miliar, sementara PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) dilepas asing sebesar Rp29,4 miliar.
Namun, sejumlah saham yang dikeluarkan dari pengumuman MSCI Agustus 2026 diakumulasi asing sejak awal bulan.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) mencatatkan net buy asing Rp37,8 miliar. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) juga masih mencatatkan net buy sebesar Rp17,2 miliar sepanjang periode yang sama.
Perlu dicatat, perubahan komposisi indeks MSCI tersebut baru akan berlaku setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026 atau efektif mulai 1 September 2026. Karena itu, arus dana asing sepanjang 1-12 Agustus belum mencerminkan dampak rebalancing MSCI secara aktual.
Pasar selanjutnya akan mencermati apakah aksi rotasi tersebut berubah menjadi arus keluar menjelang tanggal efektif rebalancing pada awal September.
(mkh/mkh)