KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,6 Triliun, 56 Ribu Debitur Naik Kelas

mkh, CNBC Indonesia
Kamis, 13/08/2026 07:45 WIB
Foto: Gedung Bank Mandiri. (Dok. Bank Mandiri)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat sebanyak 56.043 debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) berhasil naik kelas ke skema pembiayaan yang lebih tinggi sepanjang Januari-Juli 2026.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan debitur UMKM yang mendapatkan pembiayaan KUR Bank Mandiri.

Selain mendorong debitur naik kelas, Bank Mandiri juga mencatat penyaluran KUR mencapai Rp25,63 triliun hingga Juli 2026. Realisasi tersebut setara 62,5% dari target penyaluran KUR perseroan sepanjang 2026.


Bank Mandiri juga telah menjangkau 134.682 debitur baru hingga Juli 2026. Artinya, penyaluran KUR tidak hanya diarahkan untuk mempertahankan akses pembiayaan bagi debitur eksisting, tetapi juga memperluas akses pembiayaan produktif kepada pelaku usaha baru.

Senior Vice President Micro Development and Agent Banking Bank Mandiri Bayu Trisno Arief Setiawan mengatakan, keberhasilan pemberdayaan UMKM tidak hanya diukur dari besarnya pembiayaan yang disalurkan, tetapi juga dari kemampuan pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas pasar.

"Bank Mandiri percaya bahwa UMKM merupakan pondasi utama ekonomi Indonesia. Karena itu, kami membangun ekosistem yang mendukung pelaku usaha di setiap tahap pertumbuhan, mulai dari memperoleh akses pembiayaan, mengembangkan usaha melalui solusi digital, hingga mampu meningkatkan skala bisnis," ujar Bayu dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (13/8/2026).

Menurut dia, semakin banyak UMKM yang naik kelas menjadi indikator bahwa pemberdayaan yang dilakukan memberikan dampak berkelanjutan terhadap perekonomian.

Bank Mandiri menyatakan penyaluran KUR tersebut dilakukan dengan tetap menjaga kualitas kredit. Perseroan juga mengombinasikan pembiayaan dengan pendampingan, layanan transaksi digital, solusi pembayaran, serta akses terhadap ekosistem usaha.

Pendekatan tersebut ditujukan agar pelaku UMKM tidak hanya memperoleh modal kerja, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengembangkan skala bisnisnya.

Bank Mandiri juga terus memperkuat sinergi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, komunitas usaha, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing UMKM.

Perseroan menyebut penguatan ekosistem tersebut juga menjadi bagian dari sinergi Bank Mandiri dalam Ekosistem Danantara untuk mendorong optimalisasi pembiayaan sektor produktif dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Dengan realisasi KUR sebesar Rp25,63 triliun hingga Juli, Bank Mandiri telah mencapai 62,5% dari target penyaluran 2026. Jika target tersebut tidak berubah, target penyaluran KUR perseroan tahun ini berada di kisaran Rp41 triliun.

Bank Mandiri menargetkan penguatan ekosistem pembiayaan dan pendampingan dapat mendorong semakin banyak pelaku UMKM beralih ke skema pembiayaan yang lebih tinggi seiring dengan peningkatan kapasitas bisnis mereka.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

H1-2026, Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Konsolidasi Rp 30,4 Triliun