Jelang Pengumuman MSCI, Asing Borong Saham RI

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Kamis, 13/08/2026 07:30 WIB
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing justru memburu sejumlah saham Indonesia menjelang pengumuman hasil Morgan Stanley Capital International (MSCI) August 2026 Index Review.

Berdasarkan data perdagangan 12 Agustus 2026, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp725,4 miliar. Aksi beli asing terutama terkonsentrasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak diborong asing dengan net buy Rp262,9 miliar. Selanjutnya PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatatkan net buy Rp174,9 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp138,5 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp135,3 miliar, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp129,3 miliar.


Aksi beli tersebut terjadi ketika pasar tengah menantikan pengumuman MSCI August 2026 Index Review. Pada perdagangan Rabu (12/8/2026), IHSG ditutup menguat 1,69% ke level 6.373,85. Penguatan indeks juga disebut berlangsung di tengah aksi pre-positioning investor menjelang keputusan MSCI.

Di sisi lain, tidak semua saham menjadi sasaran akumulasi investor asing. Sejumlah saham justru mencatatkan net sell, dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi yang terbesar yakni Rp245,7 miliar. Kemudian PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatatkan net sell Rp98,4 miliar, disusul PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp31 miliar dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp27,9 miliar.

Adapun dalam hasil August 2026 Index Review, MSCI tidak menambahkan saham Indonesia ke dalam MSCI Global Standard Indexes. Sebaliknya, MSCI mengeluarkan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dari kategori tersebut.

CPIN tidak sepenuhnya keluar dari indeks MSCI karena dipindahkan ke MSCI Global Small Cap Indexes. Sementara itu, GOTO dikeluarkan dari MSCI Indonesia Investable Market Index (IMI).

MSCI juga menghapus sembilan saham Indonesia dari MSCI Global Small Cap Indexes, yakni ARTO, BUKA, ESSA, FILM, HEAL, KPIG, RATU, SMGR, dan TCPI.

Selengkapnya berikut 10 saham yang diborong asing sebelum pengumuman MSCI Agustus 2026: 

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 262,9 miliar
  2. PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp174,87 miliar
  3. PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) - Rp138,46 miliar
  4. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) - Rp135,32 miliar
  5. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) - Rp129,26 miliar
  6. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) - Rp74,09 miliar
  7. PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) - Rp 70,9 miliar
  8. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp55,35 miliar
  9. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp41,22 miliar
  10. PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) - Rp34,46 miliar

(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market