Pjs Gubernur BI: Rupiah Kembali Menguat

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Senin, 03/08/2026 16:21 WIB
Foto: (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia-Bank Indonesia (BI) menyampaikan penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir Juli 2026 setelah melemah sejak pertengahan Juni 2026.

"Rupiah kembali menguat ke level 17.994 per US$ pada 31 Juli 2026 setelah sempat melemah pertengahan Juni 2026," kata Pjs Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dalam konferensi pers di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Senin (3/8/2026)


Penguatan rupiah didukung oleh mengalirnya modal asing ke dalam negeri melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) seiring peningkatan imbal hasil buat investor.

BI juga telah mempertahankan suku bunga acuan atau BI rate pada level 5,75%. "Kemudian kebijakan lain untuk meningkatkan aliran masuk investasi asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah," jelasnya.

Destry menambahkan, BI juga melakukan penguatan melalui intervensi valuta asing baik di pasar domestik maupun luar negeri.


(mij/mij)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Jelang Keputusan Penting BI, IHSG & Rupiah Kompak Melemah