Purbaya Cs Bawa Kabar Baru: Volatilitas Pasar Uang Global Meningkat

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Senin, 03/08/2026 15:55 WIB
Foto: (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menilai volatilitas pasar keuangan global cukup tinggi hingga kuartal II-2026. Hal ini ditandai oleh flight to safe atau pergeseran modal ke aset safe haven yang kuat.

Kondisi flight to safe dari investor tercermin dari menguatnya dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi ini pun menimbulkan kenaikan imbal hasil obligasi dan memberikan tekanan modal asing di negara berkembang.


"Di pasar keuangan volatilitas tinggi dan flight to safe menguat tercermin dari dolar AS yang meningkat, imbal hasil obligasi dan tekanan modal di negara berkembang," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers KSSK, Senin (3/8/2026).

Purbaya, yang merupakan Ketua KSSK, menuturkan perekonomian global pada kuartal II menghadapi tantangan yang menguat, a.l. dari kondisi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pasokan energi, kenaikan harga, dan rantai pasokan.

"Kondisi tersebut mendorong kenaikan inflasi dan suku bunga moneter," paparnya.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Ramal Pergerakan IHSG & Rupiah Saat Dibayangi "Ragam" Sentimen