Laba Bersih RLCO Melesat 13,39% di Semester I-2026, Ini Pendukungnya

Khoirul Anam, CNBC Indonesia
Senin, 03/08/2026 10:02 WIB
Foto: Dok PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) berhasil membukukan kinerja solid dengan membukukan laba bersih sebesar Rp20,36 miliar di Semester I-2026. Perolehan tersebut meningkat 13,39% jika dibandingkan dengan perolehan di periode yang sama tahun sebelumnya Rp17,96 miliar.

Ada pun peningkatan laba Perseroan ditopang oleh penjualan di sepanjang semester I-2026 yang tercatat sebesar Rp272 miliar, dengan produk sarang burung walet olahan tetap menjadi kontributor utama pendapatan.

Untuk diketahui, penjualan produk sarang burung walet olahan Perseroan tercatat sebesar Rp234,39 miliar atau berkontribusi sekitar 86,2% dari total penjualan, sementara produk konsumen memberikan kontribusi 13,8% atau mencapai sebesar Rp37,61 miliar.


Direktur Utama PT Abadi Lestari Indonesia Tbk, Edwin Pranata mengatakan, kondisi tersebut mempertegas strategi Perseroan dalam menjaga kinerja usaha, memperkuat fundamental keuangan, serta terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan berjalan dengan optimal.

"Kami bersyukur dapat menutup semester pertama tahun 2026 dengan kinerja yang positif. Capaian ini menjadi motivasi bagi Perseroan untuk terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas operasional, inovasi produk, serta pengelolaan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Kami percaya konsistensi dalam menjalankan strategi tersebut akan memberikan nilai tambah bagi pelanggan, mitra usaha, maupun para pemegang saham," ujar Edwin, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (31/7/2026).

alt="" title="Dok PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)" />

Di sisi lain, Perseroan berhasil menjaga profitabilitas melalui pengelolaan beban operasional dan beban pendanaan yang disiplin. DI mana beban pokok penjualan Perseroan hanya tercatat sebesar Rp210,91 miliar, sehingga Perseroan membukukan laba kotor sebesar Rp61,09 miliar. Selain itu, RLCO juga mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp437,80 juta pada semester I-2026.

Dengan posisi keuangan yang sehat tersebut, total aset Perseroan ikut meningkat 3,22% menjadi Rp835,82 miliar dibandingkan periode 31 Desember 2025 sebesar Rp809,76 miliar. Selain itu, total ekuitas Perseroan juga meningkat 6,67% menjadi Rp325,71 miliar dengan saldo kas dan setara kas sebesar Rp65,76 miliar.

RLCO juga terus memperkuat kondisi fundamental bisnisnya dengan melakukan investasi dan pengembangan aset, lewat uji bioactive produk fitofarmaka yang diperkirakan selesai pada tahun 2027. Pengembangan tersebut merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam memperkuat inovasi dan pengembangan produk bernilai tambah.


(rah/rah)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Sertifikasi, Kunci Produk Superfood RI Tembus ASEAN, China & AS