Purbaya, Pjs Gubernur BI hingga OJK Kumpul di Kantor LPS, Ada Apa?

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Selasa, 28/07/2026 18:05 WIB
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pertemuan dengan jajaran Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) di Gedung Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Selasa (28/7/2026).

Selain Purbaya yang juga menjadi Ketua KSSK, turut hadir Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi.

Dalam pertemuan ini, KSSK membahas kondisi terkini perekonomian hingga stabilitas sektor keuangan.


Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di Istana Negara, Senin (27/7/2026).

Dalam pertemuan itu, membahas mengenai koordinasi antar lembaga KSSK dengan Danantara untuk menjaga sistem keuangan.

Seusai rapat kemarin, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengungkapkan hasil pertemuan jajaran Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dengan Presiden Prabowo Subianto.

Pertemuan itu bertepatan dengan hari saat digelarnya konferensi pers BI dan Mensesneg terkait pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).

Anggito mengatakan, Presiden menegaskan tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait stabilitas ekonomi maupun sistem keuangan nasional. Pemerintah juga memastikan seluruh kebijakan yang telah berjalan akan tetap dilanjutkan.

"Tadi malam sudah dikumpulkan oleh Bapak Presiden bahwa tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan karena inilah keberlanjutan dari kebijakan yang ada. Cuma kita akan membangun suatu sinergi yang lebih baik," ujar Anggito.

Menurut Anggito, koordinasi antara Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan LPS sebagai anggota KSSK akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas sistem keuangan setelah Perry memutuskan mundur dari jabatannya.

Ia juga memastikan pengunduran diri Perry tidak akan mengganggu arah kebijakan moneter maupun koordinasi antar-otoritas.

"Kita akan terus bangun kepercayaan itu dengan sinergi kebijakan dan kebijakan-kebijakan yang lebih bagus, pro rakyat," katanya.

Anggito mengungkapkan, KSSK kembali menggelar pertemuan tingkat prinsipal pada Selasa malam. Berbeda dari biasanya, rapat kali ini juga akan diperkuat dengan kehadiran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

"Jadi yang di prinsipal Danantara juga akan bergabung dalam KSSK dan nanti minggu depan kita akan sampaikan policy statement kita setelah melakukan koordinasi nanti malam," ujarnya.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pasar Pantau The Fed hingga Efek Perry Warjiyo Mundur ke Rupiah