MARKET DATA

Hasil Rapat Purbaya, BI, OJK & LPS: Kita Waspadai Global!

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
07 May 2026 16:25
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengumumkan akan fokus mencermati dampak tekanan ekonomi global, akibat perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel di Timur Tengah yang terus berkepanjangan.

Hal ini merupakan hasil rapat berkala KSSK kuartal I-2026, yang digelar antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua OJK Friederica Widyasanti, dan Ketua LPS Anggito Abimanyu.

"KSSK akan terus mencermati dan melakukan asesmen forward looking atas perekonomian dann sektor keuangan, seiring ketidakpastian global sekaligus upaya mitigasi terkoordinasi," tegas Purbay selaku Ketua KSSK saat konferensi pers, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Purbaya menegaskan, kondisi konfil di Timur Tengah telah mempengaruhi gejolak atau volatilitas di pasar keuangan global. Makan, perkembangan itu harus terus dicermati secara serius, termasuk efeknya ke dalam negeri.

"Global masih penuh ketidakpastian kita akan waspadai terus," tegasnya.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bos LPS Buka Suara Soal Independensi BI dan Sinergi KSSK


Most Popular
Features