MARKET DATA

Tak Terduga! Ada Kekuatan Besar di Pasar Saham RI

Teti Purwanti,  CNBC Indonesia
15 July 2026 18:52
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun saat menyampaikan pemaparan dalam Investment Forum 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (15/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengungkapkan, ada pengelola dana triliunan yang mampu menjaga fundamental pasar modal tanah air.

Ia mengatakan, pengelola dana itu di antaranya BPJS Ketenagakerjaan yang mengelola dana sekitar Rp 890 triliun sampai dengan Rp 1.000 triliun, hingga Badan Pengelola Keuangan Haji atau BPKH.

"Kita lihat asset under management nya BPJS Tenaga Kerja hampir Rp 1.000 triliun, sekitar Rp 890 triliun, tahun ini Rp 1.000 triliun. Kita masih punya BPKH yang di sana hampir Rp 200 triliun. Kemudian kita masih punya dana pensiun lain, ASABRI, TASPEN," papar Misbakhun dalam acara Investment Forum 2026 CNBC Indonesia di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Misbakhun menegaskan, kekuatan pengelola dana ini sebetulnya tinggal diorkestrasi oleh otoritas bursa untuk mengantisipasi gejolak, ketika dana-dana asing melakukan profit taking yang memicu outflow.

"Jadi sebenarnya potensi untuk upaya replace terhadap fund asing, capital outflow itu bisa kita lakukan tinggal orkestasi kebijakannya seperti apa," tegas Misbakhun.

Untuk mengorkestrasi pengelola dana besar itu, pemerintah dan DPR kata dia bisa melakukan relaksasi regulasi, misalnya tak lagi membatasi investasi di pasar modal sekitar 6%.

"Ya kita relaksasi supaya mereka bisa melakukan penguatan karena investasi mana yang bisa memberikan return yang kuat selain di pasar modal, selain SRBI dan SBN," ujarnya.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Saham Mentok di Gocap, MSCI Soroti Likuiditas Saham GOTO


Most Popular
Features