Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

Redaksi, CNBC Indonesia
Sabtu, 11/07/2026 09:45 WIB
Foto: Ilustrasi Investasi (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menjalani masa pensiun yang tenang tanpa kekhawatiran finansial menjadi dambaan bagi setiap orang. Namun, untuk mencapai kebebasan finansial di hari tua, persiapan matang sejak dini menjadi harga mati.

Usia 50 tahun sering kali dinilai sebagai titik krusial bagi seseorang untuk mengevaluasi kembali kesehatan portofolio keuangan mereka, sebelum benar-benar memutuskan untuk berhenti bekerja. Lantas, berapa sebenarnya jumlah saldo tabungan ideal yang harus dikantongi saat menyentuh usia emas tersebut?

Menurut penyedia rencana pensiun global, Fidelity, idealnya seseorang sudah memiliki tabungan yang nilainya setara dengan enam kali pendapatan tahunan saat mencapai usia 50 tahun. Aturan ini sangat disarankan, terutama bagi mereka yang menargetkan masa pensiun di usia 67 tahun.


Sebagai ilustrasi, jika total pendapatan bersih Anda dalam setahun adalah Rp100 juta, maka jumlah tersebut harus dikalikan enam. Artinya, jumlah tabungan ideal yang wajib Anda miliki di usia 50 tahun adalah sebesar Rp600 juta.

Bukan Harga Mati

Kendati demikian, angka tersebut bukanlah patokan mutlak yang berlaku sama bagi setiap individu. Menurut Nathan Sebesta, perencana keuangan bersertifikat sekaligus pendiri Access Wealth Strategies, jumlah kebutuhan dana pensiun yang sebenarnya bersifat sangat personal dan bergantung pada sejumlah faktor penentu.

"Jumlah tabungan yang dibutuhkan bergantung pada beberapa faktor: kapan Anda ingin pensiun, berapa besar pengeluaran Anda di masa pensiun, dan di mana Anda tinggal," ujar Sebesta.

Selain faktor biaya hidup dan lokasi, fokus alokasi investasi di usia ini juga biasanya mulai bergeser ke instrumen yang lebih konservatif dengan risiko rendah guna melindungi nilai pokok aset dari fluktuasi pasar.

Siasat Jika Tabungan Belum Cukup

Lalu, bagaimana jika dana tabungan saat ini masih jauh dari target ideal?

Jika posisi keuangan Anda tertinggal cukup jauh, Sebesta menyarankan untuk mulai realistis dan menurunkan ekspektasi gaya hidup serta pendapatan saat pensiun nanti.

Fokuskan sisa waktu produktif sekitar 10 hingga 15 tahun ke depan untuk mengambil langkah-langkah pengetatan ikat pinggang, seperti:

  1. Melunasi seluruh utang yang tersisa.
  2. Memangkas pengeluaran yang tidak mendesak.
  3. Mempertimbangkan opsi pindah ke wilayah (kota) dengan biaya hidup yang lebih rendah (downsizing).

Sebagai langkah darurat terakhir, Anda mungkin perlu menerima konsekuensi untuk tetap bekerja secara part-time atau membangun bisnis kecil saat memasuki usia pensiun demi menjaga arus kas.

"Tidak ada yang bermimpi harus tetap bekerja saat pensiun. Namun, bagi yang terlambat memulai dan tak bisa mengejar ketertinggalan, ini bisa jadi satu-satunya pilihan realistis," pungkas Sebesta.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Siapkan Pensiun Dari Saham Yang Rajin Bagi Dividen Ini