Emiten Raffi-Nagita (RANS) Tepis Isu Cuci Uang
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten milik Raffi Ahmad & Nagita Slavina PT Rans Entertainment Tbk (RANS) menampik isu yang menyebut perseroan menjadi sarana pencucian uang. Manajemen menegaskan seluruh proses bisnis dan pencatatan saham perusahaan telah mengikuti ketentuan yang berlaku, sehingga fundamental perseroan dinilai tetap kuat.
Komisaris Utama RANS Darwin Cyril Nurhadi mengatakan, tuduhan pencucian uang tidak berdasar karena proses penawaran umum perdana saham (IPO) telah melalui tahapan pemeriksaan yang ketat oleh regulator. Menurutnya, setiap emiten wajib memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum dapat melantai di bursa.
Cyril menjelaskan proses IPO mencakup ratusan halaman dokumen serta pemeriksaan menyeluruh melalui penjamin emisi (underwriter). Ia menyebut terdapat tiga aspek utama yang menjadi fokus penilaian, yakni keterbukaan dari sisi hukum, akuntansi, dan keterbukaan informasi kepada publik.
Pada aspek hukum, seluruh transaksi perusahaan harus dapat dibuktikan melalui dokumen resmi, termasuk akta notaris dan dokumen pendukung lainnya. Sementara dari sisi akuntansi, perusahaan wajib menunjukkan pembukuan dan laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.
Selain itu, perusahaan juga diwajibkan memenuhi standar keterbukaan informasi kepada publik sebagai bagian dari proses menjadi perusahaan tercatat.
"Jadi kalau mungkin tadi masalah pencucian uang, itu mungkin lebih kepada rumours yang ada, daripada faktanya yang ada," ungkap Cyril dalam konferensi pers, di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat, (10/7/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa pada 2021, ketika Grup Emtek masuk sebagai investor strategis, perusahaan memperoleh investasi sebesar Rp248 miliar dengan kepemilikan sekitar 17-18%. Pada saat itu, valuasi RANS telah mencapai sekitar Rp1,3 triliun.
Menurut Cyril, dengan asumsi pertumbuhan sekitar 10% per tahun, valuasi perusahaan saat ini diperkirakan telah melampaui Rp2 triliun.
Sementara itu, Nagita Slavina menyampaikan apresiasi atas penjelasan yang diberikan Komisaris Utama RANS terkait isu tersebut. Menurutnya, klarifikasi dari pihak komisaris akan lebih objektif dibandingkan apabila disampaikan langsung oleh dirinya maupun Raffi Ahmad sebagai figur yang identik dengan RANS.
"Terima kasih atas klarifikasinya, karena saya rasa kalau itu datangnya dari saya dan Raffi mungkin rasanya kurang objektif. Tapi rasanya kalau dari Cyril bisa lebih menjelaskan sebenarnya apa yang terjadi," kata Nagita.
(fsd/fsd) Add
source on Google