Rekening Emas di BSI Tembus 1,7 Juta Akun
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) mengungkapkan jumlah pembukaan rekening emas di bank itu tembus 1,7 juta dalam setahun terakhir ini. Melihat pertumbuhan ini, Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo mengungkapkan pihaknya terus mendorong pertumbuhan tabungan emas.
Dalam upaya tersebut, BSI juga mendorong layanan transfer emas. Hal ini sudah diterapkan oleh perseroan ketika melakukan pemberian bonus ke sejumlah karyawan.
"Jadi dia merasa bahwa di tabungan ini, bonusnya nggak langsung dipakai. Karena kalau dijual, sayang," kata Anggoro saat memberi sambutan di Penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Manfaat Layanan Tambahan BPJS Ketenadakerjaan dan BSI, Grha BPJamsostek, Jumat (10/7/2026).
Selain itu, sejak Lebaran tahun ini, BSI sudah mendorong para nasabah untuk memberikan THR berupa angpau berisi emas. Sebab, tabungan emas cenderung lebih awet ketimbang uang yang dapat cepat dihabiskan.
"Karena kalau ngasih angpau berupa uang, anak-anak uangnya pindah ke ibunya. Iya kan? Uangnya hilang. Jadi kalau emas, langsung rekening anaknya. Jadi anak-anak senang tuh dapat angpau emas karena nggak dipakai ibunya," tutur Anggoro.
Menurutnya, emas adalah produk investasi yang lebih aman. Meskipun harga emas dalam tiga bulan terakhir cenderung mendatar, tapi Anggoro memperkirakan itu akan tetap naik di akhir tahun, sepanjang konflik Iran-AS mereda.
Selain tabungan emas, BSI juga mendorong produk cicil emas. Anggoro menyebut bank syariah terbesar RI itu memberikan DP 0% untuk produk cicil emas.
"Dan cicil emas ini, yang menariknya, kalau beli emas harga sekarang, yang sekarang harganya lagi rendah, Rp2,6 juta, lalu cicil selama 6 tahun, mau beli 10 gram, 100 gram, atau mau beli 1 kilo, bisa juga. Jadi, nanti cicil selama 5 tahun, nanti kalau tahun terima harganya udah berubah, ya harganya itu yang dapet. Tapi cicilannya adalah cicilannya sama dengan waktu beli awal," terangnya.
(fsd/fsd) Add
source on Google