Ada Haji Isam, Axton Salim, Boy Thohir, hingga Anin Bakrie di IPO RANS

Mentari Puspadini, CNBC Indonesia
Jumat, 10/07/2026 10:26 WIB
Foto: Andi Syamsuddin Arsad atau Haji Isam hadir dalam pencatatan perdana emiten Raffi Ahmad, Rans Entertainmen Indonesia (RANS) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/7/2026). (CNBC Indonesia/Mentari Puspadini)

Jakarta, CNBC Indonesia — Andi Syamsuddin Arsad atau Haji Isam hadir dalam pencatatan perdana PT  Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, Haji Isam ikut memencet bel pembukaan bersama Raffi Ahmad, Nagita Slavina, dan direksi RANS.

Selain Haji Isam, sejumlah tokoh penting juga ikut hadir, yakni generasi ketiga pemilik Salim Group Axton Salim, pemilik Adaro Garibaldi 'Boy' Thohir, Ketua Kadin Anindya Bakrie, dan CEO SCTV Sutanto Hartono.


Pendiri RANS Raffi Ahmad mengatakan Haji Isam merupakan pemilik 1% saham RANS. "Beliau jadi salah satu mentor saya juga," katanya dalam seremoni pencatatan saham, Gedung BEI, Jakarta, Jumat, (10/7/2026).

Raffi mengatakan kedatangan Haji Isam merupakan simbol dukungan dari salah satu konglomerat Indonesia terhadap RANS. "Haji Isam datang memencet bel itu adalah simbol beliau support RANS dan memotivasi dan mengajak teman-teman lain untuk sama-sama majukan industri kreatif," tambah Raffi.

Adapun melalui Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO), RANS menerbitkan sebanyak 2.525.000.000 saham baru atau sebesar 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per saham, sehingga menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar.

Saat pembukaan, RANS mencatatkan harga Rp228 per lembar saham. RANS telah berhasil naik dengan peningkatan 34,12% atau mencapai Auto reject atas (ARA) di awal pembukaan perdagangan bursa.

IPO RANS dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Haji Isam, Boy Thohir, hingga Anindya Bakrie. (Dok. Mentari Puspadini) Foto: Mentari Puspadini

Direktur Utama RANS Nagita Slavina mengatakan, melalui IPO,RANS ingin menunjukkan bahwa perusahaan yang lahir dari creator economy dapat berkembang menjadi institusi bisnis yang profesional, transparan, dan akuntabel, tanpa kehilangan semangat kreativitas yang menjadi identitasnya.

"Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap perjalanan RANS dapat menjadi salah satu contoh bahwa hal tersebut bukan hanya mungkin, tetapi dapat diwujudkan." ucap Nagita.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang, yaitu sekitar 37,61% atau sebesar Rp 161,5 miliar untuk penyelenggaraan konser, 19,80% atau sebesar Rp 85 miliar untuk akuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia, 18,64% atau sebesar Rp 80 miliar untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland.

IPO RANS dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Haji Isam, Boy Thohir, hingga Anindya Bakrie. (Dok. Mentari Puspadini) Foto: Mentari Puspadini

Selain itu, 8,15% atau sebesar Rp 35 miliar untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence bersama PT Feedloop Global Teknologi, 6,98% atau sebesar Rp 29,95 miliar untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi Perseroan, serta 8,82% atau sebesar Rp 37,8 miliar untuk memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: RANS Entertainment Siap Go Public!