FOTO

AS Serang Iran, Segini Harga Dolar AS di Money Changer

CNBC Indonesia/Faisal Rahman, CNBC Indonesia
Rabu, 08/07/2026 18:39 WIB

Rupiah kembali tertekan, dolar AS menembus Rp18.000. Pelemahan dipicu meningkatnya ketegangan Timur Tengah yang memicu kekhawatiran pasar global.

1/7 Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

2/7 Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Tekanan terhadap rupiah kembali terjadi pada perdagangan Rabu pagi (8/7/2026). Dolar Amerika Serikat (AS) kembali menembus level psikologis Rp18.000/US$. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

3/7 Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Menurut data dari petugas pada money changer tersebut per pukul 13.30 WIB. nilai tukar nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencapai Rp18.030/US$, dengan harga jual kembali Rp17.985/US$. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

4/7 Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Sebelumnya, pada perdagangan Selasa (7/7/2026), rupiah sempat ditutup menguat 0,08% ke posisi Rp17.970/US$. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

5/7 Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi sejumlah sentimen, terutama dari eksternal. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

6/7 Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Dari luar negeri, perhatian pasar kembali tertuju pada meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Eskalasi kembali terjadi setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan balasan ke Iran, menyusul laporan serangan terhadap sejumlah tanker yang melintasi Selat Hormuz. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

7/7 Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Serangan terbaru tersebut membuat pasar kembali khawatir terhadap potensi gangguan pasokan energi global. Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran minyak dan gas paling penting dunia, sehingga setiap gangguan di kawasan ini dapat langsung memicu kekhawatiran terhadap distribusi energi. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Add as a preferred
source on Google