Anak Usaha Telkom (TLKM) Angkat Eks Bakom & Eks KPK Jadi Komisaris

Mentari Puspadini, CNBC Indonesia
Jumat, 26/06/2026 20:40 WIB
Foto: Telkommetra. (Instagram/telkommetra)

Jakarta, CNBC Indonesia - Anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra) merombak jajaran pengawas dan pengurus perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Sebagaimana disampaikan dalam hasil RUPST pada Selasa, (23/6/2026), TelkomMetra meresmikan Sofian Saleh sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen. Selain itu, perseroan juga mengangkat Arya Anugrah Pratama Kuntadi sebagai Komisaris Independen.


Di sisi lain, perseroan juga mengangkat Aderia sebagai Komisaris. Selain itu, perusahaan investasi di bidang IT tersebut juga mengangkat Lakso Anindito sebagai Komisaris perusahaan.

Bila menilik pada latar belakang nama-nama tersebut, Aderia sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi (Bakom) RI. Sementara itu, nama Lakso Anindito sebelumnya santer usai dirinya masuk dalam salah satu daftar pegawai KPK yang dipecat karena tidak lulus wawasan kebangsaan (TWK).

Dari sisi dewan direksi, Telkom Metra mengangkat Jati Widagdo sebagai Direktur Utama. Sementara Andrew Mawikere diangkat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Direktur Utama TelkomMetra yang baru Jati Widagdo menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan perjalanan transformasi perusahaan dengan memperkuat kolaborasi dan inovasi bersama seluruh insan TelkomMetra.

"Berbagai capaian dan transformasi yang telah diraih menjadi fondasi penting bagi perjalanan perusahaan ke depan. Mari bersama melanjutkan langkah TelkomMetra dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan transformasi untuk terus bertumbuh, menciptakan nilai terbaik, serta memberikan kontribusi yang semakin besar bagi TelkomGroup dan Indonesia," ungkap Jati dalam keterangan tertulis, Jumat, (26/6/2026).

Selain perubahan direksi dan komisaris, RUPST juga membahas laporan tahunan serta laporan keuangan perusahaan, evaluasi kinerja perusahaan, penetapan penggunaan laba, serta perubahan susunan pengurus perusahaan.


(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Rupiah Melemah & IHSG Anjlok Lebih 2%, Sentimen Ini Jadi Sebab!