Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Ungkap Alasannya

Robertus Adrianto, CNBC Indonesia
Jumat, 26/06/2026 15:25 WIB
Foto: Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa dalam Economic Update, CNBC Indonesia, Rabu (24/06/2026). (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Rencana pemerintah untuk menerbitkan Panda Bond atau surat utang berdenominasi renminbi China mundur dari target awal.

Mulanya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan surat utang itu bisa keluar pada akhir Juni atau awal Juli 2026, namun saat ini diundur menjadi akhir Juli 2026.


"Jadi Panda Bond tuh tadinya mau dikeluarkan awal Juli," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Purbaya mengatakan, mundurnya target penerbitan ini karena setelah ia berkunjung ke China pada pekan lalu untuk bertemu para calon investor, banyak yang menyatakan minat untuk masuk.

Akibat tingginya minat investor China yang ingin membeli Panda Bond, ia mengatakan pemerintah perlu melakukan waktu penyesuaian untuk mengakomodir kesiapan investor.

"Rupanya minat mereka meningkat. Ada beberapa fund manager besar atau bank-bank besar sana yang terlambat tahu," ujarnya.

Oleh sebab itu, Purbaya menegaskan, permintaan untuk mengundurkan jadwal penerbitan Panda Bond merupakan permintaan langsung para investor. Karenanya, potensi target serapan akan ikut terkerek naik.

"Jadi mereka minta kita untuk undur sedikit. Supaya mereka punya waktu untuk mengajukan proposal mereka ke investment committee mereka," tutur Purbaya.

"Saya pikir sudah bagus lah, berarti minatnya besar tuh, jadi saya tunda sampai akhir Juli. Akhir Juli baru akan kita keluarkan supaya yang beli makin banyak," tegasnya.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Persiapkan Panda Bond, Purbaya ke China Temui Menkeu China & Investor