10 Saham Ini Paling Banyak Diserok Asing Kala IHSG Lompat

Mentari Puspadini, CNBC Indonesia
Kamis, 25/06/2026 14:18 WIB
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Kamis, (25/6/2026). Sejumlah saham pun diketahui ditransaksikan oleh investor asing.

IHSG sempat dibuka di zona merah sebelum akhirnya melaju kencang dan naik 2,69% ke level 6.041,93 pada penutupan perdagangan sesi pertama. Tercatat mayoritas saham atau 535 emiten hijau, 139 turun, dan 134 stagnan.


Meski naik signifikan, nilai transaksi pun terbilang tidak terlalu ramai atau hanya Rp 7,97 triliun, melibatkan 13,71 miliar saham dalam 1,03 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar masih berkutat di bawah Rp 11.000 triliun atau tepatnya Rp 10.618 triliun.

Sepanjang perdagangan tengah hari, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebanyak Rp187,6 miliar di seluruh pasar. Rinciannya, sebesar Rp3,4 triliun foreign buy dan Rp3,2 triliun foreign sell.

Di tengah transaksi tersebut, terdapat beberapa saham yang paling banyak dibeli asing dan di jual asing. Mengutip data pasar, berikut pergerakan NFS dan NFB selama perdagangan intraday hari ini:

Top Net Foreign Buy

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp94,1 miliar
  2. PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO) - Rp85,4 miliar
  3. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) - Rp63,9 miliar
  4. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp63,7 miliar
  5. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) - Rp46,1 miliar
  6. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Rp30,5 miliar
  7. PT Astra International Tbk (ASII) - Rp19,6 miliar
  8. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) - Rp13,2 miliar
  9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Rp11,8 miliar
  10. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) - Rp9,8 miliar


Top Net Foreign Sell

  1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) - Rp164,4 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) - Rp70,6 miliar
  3. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) - Rp20,5 miliar
  4. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp17,8 miliar
  5. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp15,1 miliar
  6. PT Dewa United Tbk (DEWA) - Rp14,5 miliar
  7. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) - Rp14,4 miliar
  8. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) - Rp12,7 miliar
  9. PT Indosat Tbk (ISAT) - Rp11,4 miliar
  10. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) - Rp11,1 miliar.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Diterjang Aksi Jual, IHSG Sempat Koreksi Lebih Dari 4,6%