Di Tengah Reli IHSG, Asing Ketahuan Banyak Jual Saham Ini
Jakarta, CNBC Indonesia — Meski investor asing kembali mencatatkan aksi beli bersih (net foreign buy) di pasar saham Indonesia sepanjang perdagangan 13-17 Juli 2026, sejumlah saham berkapitalisasi besar justru masih menjadi sasaran aksi jual.
PT Astra International Tbk (ASII) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai jual bersih (net foreign sell) mencapai Rp532,5 miliar sepanjang pekan lalu.
Di posisi berikutnya terdapat PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang mencatat net sell sebesar Rp187,9 miliar, disusul PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebesar Rp101,5 miliar dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) senilai Rp94,4 miliar.
Aksi jual asing juga terjadi pada saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar Rp67,7 miliar, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp63,2 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp60,5 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp56,9 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp51,6 miliar, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp48,7 miliar.
Berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar sepanjang pekan 13-17 Juli 2026:
- PT Astra International Tbk (ASII) - Rp532,5 miliar
- PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) - Rp187,9 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Rp101,5 miliar
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) - Rp94,4 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) - Rp67,7 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp63,2 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp60,5 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp56,9 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) - Rp51,6 miliar
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) - Rp48,7 miliar
Secara keseluruhan, investor asing tetap membukukan net buy sekitar Rp441,4 miliar selama sepekan. Artinya, aksi akumulasi pada sejumlah saham, terutama sektor perbankan, mampu mengimbangi tekanan jual pada saham-saham seperti Astra, MAPI, hingga emiten pertambangan dan energi.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menorehkan kinerja impresif sepanjang perdagangan 13-17 Juli 2026. Setelah sempat berfluktuasi pada awal pekan, IHSG akhirnya ditutup menguat 4,24% ke level 6.175,535, sekaligus mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam beberapa bulan terakhir.
Penguatan IHSG terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan. Rata-rata nilai transaksi harian naik 36,25% menjadi Rp13,99 triliun dari Rp10,27 triliun pada pekan sebelumnya.
Sementara rata-rata volume transaksi harian melonjak 27,75% menjadi 26,17 miliar saham, sedangkan frekuensi transaksi meningkat 24,60% menjadi 2,33 juta kali per hari. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga bertambah 3,95% menjadi Rp10.749 triliun.
(mkh/mkh) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]