MARKET DATA

Undisbursed Loan Masih Rp2.575 T, Bos BI Pede Kredit Bisa Tumbuh 12%

Robertus Adrianto,  CNBC Indonesia
18 June 2026 14:29
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kredit nganggur atau yang dikenal dengan istilah undisbursed loan masih cukup besar hingga saat ini.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, berdasarkan data terbaru, undisbursed loan masih senilai Rp 2.575 triliun atau setara 22,41% dari plafon kredit di perbankan.

Namun, Perry menilai, tingginya undisbursed loan ini menandakan besarnya potensi pertumbuhan kredit di Indonesia ke depannya, hingga bisa mencapai 12% yoy sepanjang tahun ini.

"Pertubuhan kredit 2026 diperkirakan 8-12% didukung masih besarnya undisbuersed loan Rp 2.575 triliun atau 22,41% dari plafon," tegas Perry saat konferensi pers secara daring, Kamis (18/6/2026).

Perry mengatakan, sejauh ini, pertumbuhan kredit perbankan mulai membaik. Hingga Mei 2026, tumbuhnya sebesar 11,51% yoy, lebih tinggi dari catatan April 2026 sebesar 9,98%.

"Berdasarkan kelompoknya, didukung investasi, modal kerja, dan konsumsi tumbuh 21,95%, 8,09%, 5,89%," papar Perry.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kredit Nganggur RI Sentuh Rp2.527 T-Numpuk di Bank Besar Pertanda Apa?


Most Popular
Features