BI Operasi Besar-besaran Selamatkan Rupiah, Ini Rencananya!

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Selasa, 09/06/2026 13:05 WIB
Foto: Ilustrasi dolar Amerika Serikat (AS). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia-Bank Indonesia (BI) meningkatkan intensitas operasi moneter rupiah dan valuta asing (valas) untuk menahan laju pelemahan rupiah yang berlangsung beberapa waktu terakhir.

"Peningkatan intensitas operasi moneter baik rupiah maupun valuta asing untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam siaran pers, Selasa (9/6/2026)


Langkah operasi yang ditempuh yaitu dengan pembukaan lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebanyak dua kali seminggu.

BI juga menaikkan struktur suku bunga pada seluruh tenor 6, 9, dan 12 bulan untuk semakin meningkatkan imbal hasil bagi masuknya investasi portofolio asing.

"Kenaikan struktur suku bunga SRBI dimaksud dilakukan sesuai mekanisme pasar dan untuk menjadikan investasi portofolio di Indonesia tetap kompetitif dengan negara lain," jelasnya.

Sementara itu, penguatan operasi moneter valuta asing terus dilakukan dengan meningkatkan intensitas intervensi baik melalui transaksi spot dan DNDF di pasar domestik maupun transaksi NDF di pasar luar negeri.


(ras/mij) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Mendadak BI Gelar RDG, Naikkan Suku Bunga 25 Bps Jadi 5,50%