Buktikan Ketangguhan Bisnis, UNVR Tebar Dividen Penuh

Elga Nurmutia, CNBC Indonesia
Kamis, 04/06/2026 17:39 WIB
Foto: dok Unilever

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Unilever Indonesia Tbk (Unilever Indonesia) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis, 4 Juni 2026. Dalam rapat tersebut para pemegang saham menyetujui beberapa agenda, salah satunya adalah pembagian dividen tunai sebagai bagian dari penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2025.

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2025 Unilever Indonesia membukukan penjualan bersih sebesar Rp 31,9 triliun dan laba bersih sebesar Rp 3,5 triliun dari operasi yang dilanjutkan (tidak termasuk bisnis Es Krim dan Teh SariWangi).

Berdasarkan hasil kinerja tersebut, Unilever Indonesia menetapkan dividen total sebesar Rp 201 (dua ratus satu Rupiah) per saham untuk tahun buku 2025 yang mencerminkan rasio pembayaran sebesar 100% dari laba bersih.Adapun rinciannya sebagai berikut:


Dividen interim sebesar Rp 87,00 (delapan puluh tujuh Rupiah) per saham, dengan total sebesar Rp 3.304.367.297.100 (tiga triliun tiga ratus empat miliar tiga ratus enam puluh tujuh juta dua ratus sembilan puluh tujuh ribu seratus Rupiah), yang telah dibayarkan pada 30 Desember 2025.

Dividen final sebesar Rp 114,00 (seratus empat belas Rupiah) per saham, dengan total nilai Rp 4.329.860.596.200 (Empat triliun tiga ratus dua puluh sembilan miliar delapan ratus enam puluh juta lima ratus sembilan puluh enam ribu dua ratus Rupiah) ("Dividen Final"). Pembayaran dividen final akan didistribusikan kepada para pemegang saham yang berhak pada tanggal 30 Juni 2026.

Dengan demikian, total dividen yang dibagikan untuk tahun buku 2025 mencapai Rp 7.634.227.893.300 (tujuh triliun enam ratus tiga puluh empat miliar dua ratus dua puluh tujuh juta delapan ratus sembilan puluh tiga ribu tiga ratus Rupiah), yang mencerminkan komitmen berkelanjutan Unilever Indonesia dalam memberikan nilai yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.

Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap menuturkan, rasio pembayaran dividen sebesar 100% menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memberikan nilai bagi para pemegang saham. Hal ini juga mencerminkan kedisiplinan dalam mengelola alokasi modal, serta keyakinan terhadap kekuatan dan ketahanan operasional Perseroan.

"Kami percaya bahwa keseimbangan antara pembayaran dividen yang optimal dan kinerja jangka panjang merupakan fondasi penting dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan," ujar dia dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2026).

Ke depan, Unilever Indonesia akan terus memperkuat fundamental bisnis dan mendorong pertumbuhan yang bertanggung jawab, menguntungkan, konsisten, dan kompetitif.

Selain pembagian dividen, agenda RUPST Unilever Indonesia hari ini juga meliputi pengesahan laporan keuangan hingga penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris.

Bila dirinci, melalui RUPST tersebut, pemegang saham Unilever Indonesia menyetujui Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan serta Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan, termasuk laporan pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Di samping itu, terdapat persetujuan penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit pembukuan Perseroan pada tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026, termasuk penetapan honorarium serta persyaratan penunjukan lainnya.

Agenda lainnya adalah persetujuan pengangkatan kembali anggota Direksi Perseroan serta penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.


(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: IHSG Masih Dibayangi Ketidakpastian, Saham Mana Yang Dilirik?