BI Beberkan Kondisi Ekonomi Terkini ke Ribuan Pelajar-Mahasiswa
Jakarta, CNBC Indonesia - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman membagikan penjelasan mengenai kondisi ekonomi Indonesia terkini kepada para pelajar dan mahasiswa di Jogjakarta Financial Festival 2026, di JEC, Jumat (22/5/2026).
Aida mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bagus hingga saat ini di tengah gejolak kondisi global yang dihantui perang di Timur Tengah. Terbukti, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 tumbuh 5,61% dan dunia usaha juga masih bergeliat. Selain itu, laju inflasi masih terjaga di level 2,42% hingga April 2026.
"Tadi Pak Menkeu bilang masih bagus, pertumbuhan kuartal 1 5,61% kemudian org mau berusaha kata pak CT kalau inflasi terjaga, dan inflasi terjaga 2,42%, BI perkirakan 2,5% plus minus 1% sesuai sasaran yang disetujui dengan Kemenkeu," ujarnya.
Di sisi lain, Aida mengatakan BI mencatat iklim investasi tetap terjaga meski kondisi global mengalami guncangan. Namun demikian, dia mengingatkan agar hal terpenting yang harus dilakukan di tengah gejolak global saat ini adalah menjaga permintaan domestik.
"Permintaan domestik adalah yang dibilang konsumsi, investasi, belanja pemerintah. Ini yang penting, karena saat nanti global naik turun, tapi domestik terjaga, ekonomi kita masih terjaga," katanya.
Khusus DIY Yogyakarta, BI mengatakan pertumbuhan ekonominya mencapai 5,84%. Pertumbuhan ekonomi ini berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional, yakni 5,61%. Tidak hanya Yogyakarta, Aida menuturkan banyak daerah di Indonesia yang tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dan inilah optimisme yg harus kita jaga, Maka kita jaga agar bisa tumbuh, Dan BI di 2026 ini tumbuh 4,9-5,7%," ujarnya.
(haa/haa) Add
source on Google