Perputaran Dana US$3,7 M/Bulan, BI Permudah Transaksi Yuan China di RI

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Kamis, 21/05/2026 17:57 WIB
Foto: Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam pertemuan lanjutan dengan investor global, serta pertemuan dengan US-ASEAN Business Council dan International Monetary Fund dalam rangkaian IMF-World Bank Spring Meetings 2026 di Washington, D.C., AS. (15/4/2026). (Dok BI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) mempermudah transaksi yuan China di Indonesia, menyusul makin maraknya pemanfaatannya karena instrumen local currency transaction (LCT).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, LCT Indonesia dengan China saat ini sudah setara US$3,7 miliar per bulan. Sedangkan akumulasi sepanjang tahun lalu setara US$25 miliar.


"Sekarang Chinese Yuan itu juga sudah ditransaksikan dalam negeri, karena lokal currency transaksi kita dengan Tiongkok itu yang terbesar," kata Perry di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Oleh sebab itu, ia menekankan, bank-bank di dalam negeri saat ini sudah memiliki fasilitas transaksi yang lengkap terkait dengan yuan China, menyusul penambahan instrumen transaksi yang ditetapkan BI.

Instrumen transaksi dengan yuan China kini bisa dilakukan secara langsung di perbankan domestik baik dalam bentuk transaksi tunai atau spot, currency swap, hingga transaksi forward.

"Jadi Bapak-Ibu sekalian kalau punya Chinese Yuan di dalam negeri sudah banyak, itu bisa langsung transaksikan, mau tunai spot boleh, mau swap boleh, juga mau kemudian digunakan untuk forward juga boleh," ujar Perry.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan